Top!!! Para pendukung kedua Capres-Cawapres bikin acara ’01+02= Kita’ di Solo

SOLORAYA.COM – Pemilihan Presiden 2019 semakin dekat. Tentu saja kita semua berharap tahun politik ini kondisi tetap kondusif, aman, dan nyaman. Begitu juga dengan sejumlah pendukung Capres Cawapres nomor 01 mupun 02 yang tergabung dalam Pengusaha Solo Raya pendukung 01 dan 02.


Guna mewujudkan Pemilu damai, sejumlah pengusaha di Soloraya (eks-Karesidenan Surakarta) menggelar acara menarik bertemakan ‘Tekad Bersama Pengusaha Solo Raya, Coblos Pilihanmu – Rukun Selamanya’ di Ralana Resto, Solo, Selasa (5/3/2019).

Acara ini digagas guna menciptakan suasana di tahun politik ini Karena melihat banyak pihak yang bermusuhan karena beda pilihan politik.

(Dok. Facebook)

“Memang awalnya kami berinisiatif melihat pemilu ini kok disikapi dengan saling banyak gontok-gontokkan dan kemudian cela mencela. Dan tidak sedikit kami lihat yang banyak teman jadi musuh padahal kita ini harusnya dari teman jadi saudara,” ujar perwakilan pengusaha pendukung 01, Jimmy Soegiarto, Solo, Selasa (5/3/2019).

Baca juga  Longsor di Cikadongdong, empat kereta Jakarta-Bandung tertahan

Jimmy dan rekannya yang merupakan pengusaha pendukung 02, Respati Ardi, berharap acara ini bisa membuat situasi lebih aman dan kondusif.

“Dari situ kami pikir kami mengatasnamakan pengusaha Solo Raya bukan mengatasnamakan relawan dari mana pun atau partai politik. Kami rasa dari masyarakat pengusaha semuanya setuju mana bisa kita berusaha kalau situasi kondisinya tidak nyaman dan tidak aman,” ujarnya.

“Harapan kami ke depannya, acara ini bisa menjadi spirit kita semua bahwa Pilpres 5 tahun lho jadi pasti akan ada terus. Kalau setiap mau pilpres musuh-musuhan kok rasanya tidak pas, melalui acara ini semoga bisa menjadikan kita semua yang ada di sini semakin akur semakin rukun apapun pilihannya kita tetap rukun semuanya,” tutup Jimmy.

Baca juga  Kisah pertemuan pertama Ahok dengan Puput sebelum kepincut

Senada dengan Jimmy, Respati Ardi juga mengajak agar masyarakat tidak saling menyinggung atau menjelekkan satu sama lain.

“Saya sendiri merasa ada keraguan ada kegalauan kenapa teman-teman ini baper. Kalau ada baper berarti ada asal muasalnya dari saling menyinggung saling memburuk-burukkan satu sama lain,” kata Ardi seperti dilansir JituNews.

Dengan acara ini semoga ke depan tidak ada saling mengejek tidak ada saling merendahkan satu sama lain, walaupun berbeda pilihan tidak ada lagi perpecahan tidak ada lagi baper.

“Kita menyampaikan pesan dari Pak Prabowo dan Pak Sandi bahwa kita harus harus mewujudkan kampanye sejuk, kampanye yang damai, kampanye yang berpelukan, kampanye yang menggembirakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here