Keith Flint ‘The Prodigy’ meninggal dunia

SOLORAYA.COM – Anda penggemar musik musik elektronik yang ngehits di era ’90-an pasti tidak asing lagu dengan band The Prodigy. Ya, band asal Inggris tersebut kini tengah dirundung duka, sang vokalis, Keith Flint meninggal dunia Senin (4/3/2019), pada usia 49 tahun.


Flint merupakan penampil utama sekaligus salah satu pendiri dari band yang dianggap sebagai pelopor genre big beat dan mereguk popularitas arus utama pada dekade ’90-an.

Dikabarkan Variety, Kepolisian dari Essex yang merupakan kediaman Flint melaporkan kematian tersebut.

Keith Flint. (Twitter)

“Kami ditelepon untuk memperhatikan kondisi seorang pria di sebuah alamat di Brook Hill, North End, tepat setelah pukul 8.10 pagi, Senin, 4 Maret,” kata pihak kepolisian.

“Kami datang dan, sayangnya, pria 49 tahun diketahui meninggal di lokasi. Kerabatnya telah diberi tahu,” lanjut pernyataan pihak kepolisian.

Baca juga  Longsor di Cikadongdong, empat kereta Jakarta-Bandung tertahan

Menurut pihak kepolisian, tidak ada hal mencurigakan dari peristiwa meninggalnya pelantun Firestarter tersebut.

“Kematiannya bukan hal yang mencurigakan dan sebuah fail akan disiapkan untuk petugas pemeriksa mayat,” kata pernyataan kepolisian.

Tak lama kemudian, pihak band pun mengeluarkan pernyataan resmi.

“Dalam keterkejutan dan kesedihan mendalam bahwa kami dapat mengonfirmasi kematian dari saudara kami dan sahabat kami, Keith Flint,” kata pernyataan band tersebut melalui unggahan di Twitter.

“Seorang pionir sesungguhnya, inovator, dan legenda. Dia akan selalu dikenang. Kami berterima kasih telah menghormati privasi semua pihak yang terkait untuk saat ini,” lanjutnya.

Selain sebagai vokalis The Prodigy, Keith Flint juga dikenal berkat tampilannya yang nyentrik, yaitu rambut mohawk di kedua sisi kepala, tato dan gambar yang ramai di tubuhnya, serta pertunjukan yang tak pernah bisa ditebak.

Baca juga  Daftar nominasi dan pemenang FFI 2018, lengkap!!!

Flint merupakan ikon musik Inggris pada dekade ’90-an. Dia diketahui bergabung dengan The Prodigy sesaat setelah formasi terbentuk oleh Liam Howlett pada 1990. Keberadaan Flint membantu dengan cepat grup ini tampil dengan kuat di belantika musik dan merintis genre big beat dari musik elektronik.

Sebelum dikabarkan meninggal dunia, Flint bersama grupnya telah merilis enam album studio di Inggris dan satu album di Amerika Serikat.

Album terakhir mereka, No Tourists, dirilis pada November lalu dan baru-baru ini mereka mengumumkan akan merilis tur pada 2019 di sejumlah festival di Eropa dan Amerika Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here