Disita polisi, ini isi surat Ahmad Dhani untuk El

SOLORAYA.COM – Musisi yang juga politisi Partai Gerindra, Ahmad Dhani menulis sepucuk surat untuk sang anak, El Jalaluddin Rumi yang akan dibagikan usai sidang. Sayangnya surat itu sudah disita polisi terlebih dahulu.


Kabar tersebut diungkapkan salah satu sahabat Dhani, Siti Rafika Hardhiansari.
“Benar surat itu ditulis oleh Mas Dhani. Namun belum sempat disebar karena disita petugas. Tadi saya share melalui WA Grup Sahabat Ahmad Dhani,” kata Rafika, Selasa (5/3/2019).

Tadinya, menurut Rafika, surat tersebut akan disebar ke pengunjung dan wartawan yang hadir dalam sidang lanjutan Dhani di PN Surabaya. Namun sama seperti ‘Surat untuk Menhan’ yang ditulis Dhani pekan lalu, ‘Surat untuk Anakku Jalaluddin Rumi’ juga dirampas paksa polisi.

Kepada anaknya El Jalaluddin Rumi, Ahmad Dhani menyampaikan enam hal yang menurutnya penting. Mulai soal kondisi Dhani di Rutan Medaeng hingga alasannya menangis di persidangan kelima, Selasa (26/2/2019).

“El, ayah menangis di PN Surabaya karena adikmu Feea selalu bertanya terus ‘kapan ayah pulang?’. Karena dia mau berulang tahun yang kedelapan bersama ayah seperti yg sudah lama kita rencanakan,” tulis Dhani dalam surat yang dibawa tim Dhani ke PN Surabaya, Selasa (5/3/2019).

Selain itu, Dhani juga menyampaikan soal dua saudara El yakni Al Ghazali dan Dul Jaelani yang menangis di Malaysia saat ikut konser bersama Dewa 19 beberapa waktu lalu.

Baca juga  Surat kedua Ahmad Dhani, kali ini soal Gusdurian

Menurut Dhani, Al dan Dul menangis bukan karena lemah. Tapi karena terharu.

“El, kakakmu Al dan adikmu Dul menangis di Kuala Lumpur bukan karena lemah. Mereka menangis karena terharu melihat ribuan orang Malaysia begitu menghormati ayah,” imbuh Dhani sebagaimana dilansir DetikNews.

Berikut ini isi lengkap surat tersebut.

SURAT UNTUK ANAK KU EL JALALUDDIN RUMI

El ayah sampai saat ini belum dengan kabar mu di Inggris.
Mungkin kamu juga belum dengar kabar ayah. Terakhir kita chat saat ayah di Mobil tahanan menuju Cipinang.

1. El, ayah di rutan baik baik saja. Disini ayah malah punya kesempatan banyak doa untuk kamu dan Keluarga.

2. El, kamu harus tau bahwa ayah ini TIDAK SEDANG MENJALANI VONIS
(karena ayah sudah dan sedang melakukan UPAYA BANDING)
Berbeda dengan Ahok. Ahok di penjara karena dia MENJALANI VONIS karena dia tidak MELAKUKAN upaya Banding. (Banyak orang TIDAK MELEK HUKUM yg salah membandingkan KASUS AHOK Vs KASUS AHMADDHANI )

Pasal KASUS Ahok itu KUHP MURNI. DAN KASUS AHOK ITU MENGANCAM KEAMANAN NEGARA (lihat masive nya 411 dan 211 )

Sedangkan, Pasal ayah itu Pasal ITE 28 itu PASAL KARET (bisa ditarik ke sana sini). Karena tidak ada SUBYEK HUKUM yang disebut. Tidak mengancam siapapun dan KORBANnya pun gak ada.

Dan Ahok di penjara di tempat ISTIMEWA. Bukan seperti Ayah di PENJARA di tempat yang SAH MENURUT UNDANG UNDANG.

3. Ayah di sini karena PENETAPAN PENGADILAN TINGGI (ditahan 30 hari). Menurut surat Pengadilan Tinggi ke KomNasHam, Ayah ditahan 30 hari karena Proses penyidik an BANDING. Tapi selama 30 hari, ayah tidak di periksa. Malah sekarang di tambah 60 hari.

4. El, kakak mu Al dan adik mu Dul menangis di Kuala Lumpur bukan karena LEMAH. Mereka MENANGIS KARENA TERHARU MELIHAT RIBUAN ORANG MALAYSIA BEGITU MENGHORMATI AYAH DAN MEN SUPPORT TERHADAP APA YANG SEDANG AYAH PERJUANGKAN. Perasaan ini tidak mungkin menyentuh mereka yang tidak punya AYAH se-Legend ayahmu dan TIDAK PUNYA RASA NASIONALISME DAN JIWA PATRIOTISME.

5. El, ayah menangis di PN Surabaya karena adik mu Feea selalu bertanya terus “kapan Ayah pulang”, karena dia mau berulang tahun yang ke-8 bersama ayah seperti yg sudah lama kita rencanakan. PERASAAN ITU HANYA DI MILIKI OLEH LAKI-LAKI YANG PUNYA ANAK PEREMPUAN. kamu nanti juga akan punya perasaan yang sama jika kamu dianugerahi anak PEREMPUAN.

6. ATI-ATI DI SANA. INI TAHUN POLITIK

Baca juga  Wanita cantik ini dapat jodoh gara-gara postingan Ridwan Kamil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here