Video: Gunung Merapi alami 30 kali gempa guguran

SOLORAYA.COM – Gunung Merapi terus bergeliat. Akun media sosial (BPPTKG) Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyebutkan, telah terjadi 30 kali gempa guguran dengan durasi 11-90 detik pada Senin, 18 Februari 2018, berdasarkan data seismik dari pukul 12.00-18.00 WIB.

“Terpantau dari CCTV 8 kali guguran ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur 200-450 m,” tulis BPPTKG.

Aktivitas gunung yang terletak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah itu juga terpantau kamera. Berikut ini video penampakannya yang diunggah Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan bencana), Sutopo Purwo Nugroho melalui akun Twitternya.

Ini video penampakannya :

 

Diberitakan sebelumnya, Merapi kembali mengalami peningkatan aktivitas. Tercatat telah terjadi 5 kali luncuran wedhus gembel alias awan panas. Luncuran awan panas tersebut tercatat terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.05, 06.13, 06.24, 06.25 dan 06.28 WIB dengan jarak luncur maksimum 1 km ke arah Kali Gendol.

Baca juga  Status Gunung Merapi "Waspada", ini infografis lengkapnya!!

Gunung Merapi yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah itu terus erupsi. Sejak tahun 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali. Namun letusan Gunung Merapi yang paling disorot saat 2006. Saat itu, mulai muncul tanda-tanda bahwa Merapi akan meletus kembali, ditandai dengan gempa-gempa dan deformasi.

Kemudian pada 15 Mei 2006, Merapi meletus. Dan pada 2 sampai 4 Juni, volume lava di kubah Merapi sudah mencapai 4 juta meter kubik, artinya lava telah memenuhi seluruh kapasitas kubah Merapi sehingga tambahan semburan lava terbaru akan langsung keluar dari kubah Merapi.

Lalu pada 2010, Merapi kembali mengeluarkan awan panas, hingga membinasakan pemukiman di kaki gunung, termasuk rumah alm Mbah Marijan. Hujan abu vulkanik diketahui mencapai seluruh Yogyakarta, bahkan Bandung dan Bogor.
Pada 2018, terjadi letusan freatik Gunung Merapi. Letusan ini terjadi berkali-kali.

Gunung Merapi merupakan objek pendakian yang populer. karena gunung ini merupakan gunung yang sangat mempesona. Jalur pendakian yang paling umum dan dekat adalah melalui sisi utara dari Sèlo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Plalangan, Selo, Boyolali, Desa ini terletak di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Pendakian melalui Selo memakan waktu sekitar 4-5 jam hingga ke puncak.

Baca juga  Setelah keluarkan wedhus gembel dan asap sulfatara, Gunung Merapi alami 6 kali gempa guguran

Jalur populer lain adalah melalui Kaliurang, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta di sisi selatan. Jalur ini lebih terjal dan memakan waktu sekitar 6-7 jam hingga ke puncak. Jalur alternatif yang lain adalah melalui sisi barat laut, dimulai dari Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dan melalui sisi tenggara, dari arah Deles, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here