MA cabut batas usia pelamar CPNS eks guru honorer

SOLORAYA.COM – Ketentuan pembatasan usia maksimal 35 tahun bagi eks guru honorer kategori 2 (K-2) untuk menjadi CPNS akhirnya dicabut Mahkamah Agung (MA) melalui putusan yang tertuang dalam salinan putusan No 74/P/HUM/2018.

MA sejatinya sudah memutuskan perkara tersebut dan memenangkan gugatan guru honorer atas menteri PAN-RB pada 28 Desember 2018.

Ilustrasi tes CPNS. (Instagram)

Namun, MA tidak langsung mengeluarkan salinan putusan. Karena itu, Andi Asrun selaku kuasa hukum para guru honorer belum tahu tuntutan mana yang dikabulkan MA.

”Alhamdulillah, salinan putusannya sudah kami terima,” ucap Andi.

Andi sebagaimana dilansir JPNN menuturkan, MA menggugurkan batas usia tersebut ka­rena tidak sesuai dengan UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan pasal 28 UUD 1945.

Baca juga  Ini lima alasan pendiri PAN minta Amien Rais mundur

Setelah keluarnya putusan tersebut, Andi menilai bahwa Kementerian PAN-RB tidak bisa lagi melanjutkan proses seleksi CPNS yang sedang berjalan. Jika proses rekrutmen tetap dilanjutkan, Kementerian PAN-RB dinilai melakukan perbuatan melawan hukum.

“MA meminta eks guru honorer K-2 yang telah lama mengabdi mendapatkan dukungan dan prioritas untuk mengikuti seleksi CPNS,” jelasnya.

Bukan seperti yang terjadi saat ini. Mereka yang sudah lama mengabdi dan usianya lebih dari 35 tahun tidak boleh mendaftar CPNS. Baik itu melalui jalur formasi umum maupun formasi khusus eks guru honorer K-2.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Mudzakir menyatakan akan mempelajari dulu secara utuh salinan putusan MA tersebut.

Baca juga  Supermoon, warga kawasan pesisir diimbau waspada

”Nanti saya akan cek,” ujarnya.

Hingga saat ini, proses rekrutmen CPNS 2018 belum tuntas. Masih banyak instansi yang belum mengajukan pemberkasan nomor induk kepegawaian (NIP) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here