Detik-detik menegangkan sidang Ahmad Dhani

SOLORAYA.COM – Sidang perkara pencemaran nama baik dalam vlog berujar ‘idiot’ dengan terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 12 Februari 2019 sedikit diwarnai kericuhan. Adu tegang antara petugas Kejaksaan dengan pendukung Dhani sempat tak bisa dihindari.


Dibawa dari Rumah Tahanan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Dhani tiba di PN Surabaya sekira pukul 09.30 WIB. Ratusan polisi berperalatan tangkis dan pemukul serta dua mobil water canon bersiaga di depan pengadilan. Di dalam, puluhan pendukung Dhani menunggu untuk mengikuti jalannya sidang.

Sidang dimulai sekira pukul 10.00 WIB. Mulanya, sidang dengan agenda pembacaan nota keberatan atau eksepsi itu berjalan normal, kendati ruang sidang disesaki pengunjung.
Eksepsi dibacakan oleh tim penasihat hukum, sementara Dhani lebih banyak duduk menyimak. Dia duduk di kursi terdakwa dengan kemeja warna putih tulang dan berkopiah hitam.

Baca juga  Ini isi debat Ahmad Dhani versus Ngabalin di TV
Ilustrasi. (Pixabay)

Nah, kericuhan terjadi usai sidang. Saat itu, dari ruang sidang petugas Kejaksaan hendak membawa Dhani ke mobil tahanan yang berada di dekat ruang tahanan sementara yang berada sekira 30 meter dari Ruang Cakra, tempat berlangsungnya sidang. Tetapi Dhani tertahan di dalam karena kerumunan pendukung dan awak media.

Bersama Dhani, pengacara hendak memberikan penjelasan kepada awak media soal eksepsi yang disampaikan saat sidang. Namun, jaksa ngotot segera membawa Dhani. Polisi yang mulanya berjaga-jaga akhirnya bantu membuka jalan. Kerumunan coba dibelah. Dorong-dorongan terjadi.

Jaksa berhasil membawa keluar Dhani dari ruang sidang. Ketika di luar pengadilan itulah kericuhan terjadi. Petugas kejaksaan otot-ototan dengan beberapa pendukung dan beberapa penasihat hukum Dhani.

“Dia ini statusnya pinjaman, bukan tahanan. Paham itu,” teriak salah seorang pendukung Dhani sebagaimana dilansir VivaNews.

Sementara, jaksa yang lain berhasil membawa Dhani ke dalam mobil tahanan, jaksa lainnya masih bersitegang dengan pendukung dan penasihat hukum. Pekik takbir juga terdengar saat kericuhan terjadi. Tegang baru mereda kala tim penasihat hukum Dhani wawancara dengan awak media.

Baca juga  Temui Fadli, Neno dan Ahmad Dhani Mengadu soal Pengusiran. Mereka Bilang Begini...

Sementara itu, lima poin disampaikan tim penasihat hukum dalam eksepsinya. Intinya, terdakwa keberatan dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Terdakwa memohon Majelis Hakim menolak dakwaan jaksa dan menerima eksepsi terdakwa.

“Apabila Yang Mulia majelis hakim berpendapat lain, mohon agar menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya,” kata penasihat hukum Dhani, Aldwin Rahadian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here