Nusa Barong, Spot Uji Nyali Angler Rockfishing

Nusa Barong, merupakan pulau kecil tak berpenghuni yang berada di selatan pulau Jawa.  Pemandangannya begitu indah bagi para traveler pemburu landscape. Di balik pesonanya, pulau mistis ini dikelilingi tebing-tebing tinggi nan curam serta gempuran ombak dahsyat yang bikin nyali menciut. Namun, situasi tersebut seolah –olah menjadi tempat bermain bagi angler asal Puger – Jember ini, Om Heri Street Blues.

Bersama 8 orang sahabat mancingnya hampir setiap minggu menikmati sensasi adrenalin rockfishing di Nusa Barong, maklum spot terhitung dekat dan hasil tangkapan juga memuaskan. “Jarak dari Puger ke Nusa Barong cuma satu jam kalau pake kapal motor bermesin diesel, kalau pake mesin Jonson bisa lebih cepat, ” ungkap Om Heri.

Menantang Ombak Nusa Barong, hanya untuk yang bernyali tinggi
Menantang ombak Nusa Barong, hanya untuk yang bernyali tinggi

Bukan hanya spotnya yang super duper extreme, cara menuju lokasi mancing juga tak kalah greget. Berenang dengan kondisi ombak samudra Hindia yang bermeter – meter tingginya serta memanjat tebing curam dan tajam bisa bikin lutut gemetaran. Angler yang baru 2 tahun mendalami rockfishing ini mengaku pada awalnya ia masih ragu.”

Pertama dulu saya agak takut – takut berani, soalnya belum pernah manjat tebing. Tapi setelah tahu caranya keraguan itu berangsur hilang dan makin terbiasa.” Ungkapnya. Agar dapat mencapai titik memancing Ia menjelaskan,” Sesudah nyebur ke laut, berenang perlahan menuju pinggiran tebing sambil melihat dan merasakan keadaan gelombang. Ombak gak terus – terusan datang, pasti ada jedanya. Kami orang sini  menyebutnya pawai. Nah, ketika pawai itulah kita mulai menggapai tebing dan memanjat. Kalau telat dan gelombang mulai datang lagi sebaiknya jangan terlalu mepet ke tebing, beri jarak sekitar 2 meter agar aman. Jarak tersebut memungkinkan kita hanyut ke tengah lagi terkena pantulan gelombang yang menghantam tebing. Bahaya kalau pas ombak datang kita udah pegang tebing. Jadi, intinya usahakan menggapai dan memanjat tebing  pas pawai.” Papar Om Heri.

Bagi yang sudah terbiasa, ada cara memanjat tebing yang lebih cepat. Angler yang juga hobi casting gabus ini menambahkan,” Kawan – kawan ada yang manjat tebing pas gelombang tinggi. Timing-nya harus tepat, saat tubuh terangkat oleh ombak pada posisi tertinggi kita harus cepat menggapai tebing dan langsung memanjat. Harus bisa memperkirakan jarak yang saat tubuh terbawa gelombang.” Ngeri – ngeri sedap bukan? Salah perkiraan dikit bisa bahaya lho,tidak direkomendasikan untuk pemula. Lebih jelasnya bisa langsung cek di video unggahan Om Heri berikut.

Baca juga  Berburu monster lautan dengan mancing trolling

Kabar baiknya tidak semua spot di Nusa Barong sulit digapai. “ Ada juga lokasi mancing santai di bagian utara pulau, ombaknya tidak besar dan bisa pasiran. Selain itu kita Bisa juga mancing di atas perahu. Untuk bagian selatan memang banyak spot yang mengharuskan kita berenang dan memanjat meskipun ada juga yang enggak, namun harus berjalan dulu sekitar 20 menit. Namanya spot kandangan. Kebanyakan angler mengejar lokasi selatan yang extreme karena memang potensi ikan bisa dibilang 3 kali lebih banyak di banding utara.” Papar Om Heri.

Hasil Tangkapan Spot Selatan
Hasil Tangkapan Spot Selatan

Untuk spesies ikan sendiri, pria yang bernama asli Heri Siswanto ini menyampaikan bahwa di musim kemarau lebih banyak ikan tenggiri, baraccuda dan giant trevally sedangkan musim hujan ikan –ikan karang seperti kakap dan kerapu lebih mendominasi. Teknik memancing yang biasa digunakan adalah dasaran untuk rock fishing. “Musim hujan waktu terbaik mancing tebing di Nusa Barong, teknik bottom fishing dengan umpan ikan lenguru adalah yang paling killer. Sedangkan kalau kemarau lebih asik mainnya dari perahu dengan teknik jigging, poping, trolling dan lain- lain.” Jelasnya. Untuk alat pancing ia menyarankan sesuaikan dengan target, yang jelas di musim kemarau spek tackle sebaiknya yang medium heavy ke atas karena ikan- ikan monster banyak berkeliaran.” Pas musim kemarau teman saya pernah landed ikan pakung kalau bahasa di sini. Bentuknya mirip baraccuda dengan bobot 27 Kg menggunakan teknik trolling atau lundiran. Kalau saya sih paling besar kakap 7 kg, hahaha” Ceritanya lucu.

Baca juga  Sekaroh Lombok, Spot Ekstrim Rock-Casting
Om Heri Siswanto
Om Heri Siswanto

Bagi angler pecandu adrenalin yang ingin menikmati sensasi ekstrimnya mancing di Nusa Barong dapat menghubungi Om Heri dan kawan – kawan. Pasalnya ternyata beliau juga seorang fishing guide dan ABK salah satu jasa fishing charter di Puger. “Belum pernah jadi guide, ini masih tahap belajar untuk tambah pengalaman. Kebetulan Juragan saya setuju. Kita punya dua kapal dengan kapasitas 20 orang beserta barang bawaan.” Terangnya.

Salah Satu Kapal yang Disediakan
Salah Satu Kapal yang Disediakan

“Kapal diesel Khusus untuk rock fishing, yang mesin Jonson untuk tamu Jigging. Selain dua teknik tersebut kita belum bisa melayani jasa guide dan charter.” Ungkap Om Heri. Ia menambahkan,” Tamu tak perlu takut, kita punya teman – teman yang profesional untuk mendampingi dan membantu memberi instruksi cara menggapai tebing.  Biasanya, pemandunya akan duluan memanjat dan menunggu sekalian menginstruksikan angler tamu yang baru pertamakali mancing di Nusa Barong tata cara menggapai tebingnya.”

Para Pemandu Mendampingi dan Memberi Instruksi
Para Pemandu Mendampingi dan Memberi Instruksi

Sementara ini, angler – angler yang datang menggunakan jasa charter masih berasal dari sekitaran Jember saja. “Belum ada tamu dari luar kota apalagi luar pulau. Kebanyakan angler asal Jember dan sekitarnya. Mereka sudah biasa manjat –manjat gitu. Jadi kita hanya memantau saja. Sebenarnya angler sini sudah sejak lama mancing tebing exstreme, Cuma baru –baru ini saja saya publikasikan lewat youtube.” Imbuhnya.

Angler tanah air jangan ragu untuk menjajal spot satu ini. Kebetulan sekarang lagi musim hujan nih, cocok banget buat rock fishing di spot kebanggaan angler jember ini, langsung hubungi Om Heri di 085933002148 untuk booking. Ayo, tunjukkan seberapa greget mancingmu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here