Ini cara lengkap ikut uji coba gratis MRT

SOLORAYA.COM – Kabar gembira bagi para penggemar kereta api atau pengguna kereta api di Jakarta. Pasalnya, PT Moda Transportasi Terpadu (MRT) akan membuka uji coba gratis bagi masyarakat pada 12 Maret 2019 mendatang. Waw…Ikut dong!!!


Bagi Anda yang tertarik untuk ikut uji coba kereta api ini bisa mendaftar terlebih dahulu. Pendaftaran uji coba akan dibuka pada tanggal 5 Maret 2019, dan terdapat kuota untuk setiap pengoperasiannya.

Direktur Utama PT MRT William Sabandar mengatakan, masyarakat yang ingin mencoba diharapkan untuk mendaftar di situs resmi MRT Jakarta.

Penampakan dalam MRT Jakarta. (Instagram)

“Sistem pendaftaran pakai website MRT. Pendaftaran mulai 5 Maret nanti, 12 Maret uji coba,” terang pria yang akrab disapa Willy ini di sela-sela kunungan ke MRT, Jakarta, Senin (5/2/2019).

Lebih lanjut, Willy mengungkapkan nantinya dalam website tersebut masyarakat diminta untuk mengisi data stasiun asal dan stasiun tujuan serta waktu kenaikan. Hal itu guna memastikan jumlah penumpang Mass Rapid Transit (MRT) saat uji coba.

“Jadi di sana akan kelihatan mau naik dari stasiun mana dan akan keluar stasiun mana dan jam berapa. Supaya kita tahu dia akan pakai MRT dari mana ke mana. Jadi kita akan taruh di website, masyarakat silakan coba,” paparnya sebagaimana dilansir DetikNews.

Sementara itu, uji coba tersebut tak dipungut biaya hingga pengoperasian resmi pada akhir Maret 2019 nanti.

Baca juga  Inilah 50 orang terkaya di Indonesia, lengkap dengan jumlah kekayaannya.....

“Pada saat dibuka sudah ada tarifnya. Tapi Maret itu berlaku non-tarif,” tutup dia.

Apa itu MRT?

MRT Jakarta, singkatan dari Mass Rapid Transit Jakarta, Moda Raya Terpadu atau Angkutan Cepat Terpadu Jakarta adalah sebuah sistem transportasi transit cepat menggunakan kereta rel listrik yang sedang dibangun di Jakarta. Proses pembangunan telah dimulai pada tanggal 10 Oktober 2013 dan diperkirakan selesai pada Maret 2019.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan e-ticketing pada bulan Maret 2019 nanti, PT MRT Jakarta telah merilis e-ticketing yang diberi nama Kartu Jelajah. Kartu Jelajah ini dirilis dalam bentuk 2 jenis kartu yaitu kartu untuk perjalanan tunggal (Single-Trip) dan prabayar untuk perjalanan ganda (Multi-Trip).

Untuk kartu Single-Trip hanya bisa digunakan untuk sekali perjalanan dan diwajibkan untuk isi ulang (Top-Up) dengan rentang waktu maksimal 7 hari setelah pembelian. Sementara untuk kartu Multi-Trip dapat digunakan berkali-kali selama saldo di dalam kartu masih mencukupi.

Sampai saat ini PT MRT Jakarta terhitung telah memproduksi 954.000 tiket dengan jenis Single-Trip dan Multi-Trip. Untuk implementasi kartu jelajah sebagai alat transaksi pembayaran, PT MRT Jakarta masih menunggu perijinan dari pihak Bank Indonesia.

Baca juga  Kumpulan video mengerikan hujan lebat dan puting beliung di Sukoharjo, lengkap!!

Kereta MRT Jakarta berjumlah 16 rangkaian kereta, dalam 1 rangkaian kereta terdapat 6 kereta. Nantinya kereta yang akan beroperasi adalah 14 rangkaian kereta dan 2 rangkaian kereta lagi akan menjadi kereta cadangan. Fungsi dari kereta cadangan adalah untuk sebagai pengganti dan berjaga- jaga jika terjadi kerusakan pada salah satu dari 14 rangkaian kereta yang beroperasi.

Adapun kapasitas Kereta MRT Jakarta adalah 200 hingga 300 penumpang. Sehingga satu rangkaian dapat mengangkut 1800 penumpang.

Selain itu untuk mewujudkan kenyamanan kepada seluruh pengguna MRT Jakarta nantinya pada setiap rangkaian kereta terdapat kereta yang mempunyai ruang untuk para sahabat disabilitas, ruang tersebut terdapat pada kereta 3 dan 4. Yang membedakan dengan kereta lainya dalam 1 rangkaian adalah pada kereta 3 dan 4 terdapat ruang prioritas dan ruang kursi roda, meski demikian pada setiap kereta juga terdapat kursi prioritas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here