Neneng mundur sebagai Bupati Bekasi

SOLORAYA.COM – Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hasanah Yasin yang kini berstatus sebagai tersangka kasus suap proyek Meikarta mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kabar tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar.


Pengunduran diri Neneng disampaikan secara tertulis ke DPRD Kabupaten Bekasi.

“Neneng mengundurkan diri dari jabatannya selaku Bupati Bekasi. Surat pengunduran beliau diterima DPRD Kabupaten Bekasi pada Jumat (15/2/2019) kemarin,” kata Sunandar di Bekasi kemarin.

Neneng Hasanah Yasin. (Instagram)

DPRD selanjutnya akan menindaklanjuti surat tersebut. DPRD juga sudah menggelar rapat pimpinan.

“Kami juga akan konsultasi dengan Bapak Plt Bupati Bekasi dan Gubernur,” katanya sebagaimana dilansir AntaraNews.

Konsultasi dengan Plt Bupati Bekasi dan Gubernur Jawa Barat ini terkait dengan pengumuman dan pemberhentian Neneng dari Jabatannya.

Dari hasil rapat pimpinan DPRD disepakati akan digelar sidang paripurna pengumuman pengunduran diri Neneng Hasanah Yasin.

“Jadi ada itikad baik dari Ibu Neneng Hasanah Yasin dan hasil rapat tadi juga pimpinan DPRD setuju,” ujarnya.

Untuk menempuh proses sidang paripurna, Sunandar memerintahkan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi ke Indramayu untuk mengetahui proses pengunduran kepala daerah Indramayu beberapa waktu lalu.

“Karena pemberhentian ini harus mencapai kuorum,” ujarnya.

Sunandar menambahkan, jika dalam sidang paripurna tersebut nanti tidak memenuhi kuorum, maka keputusannya akan ditunda.

Baca juga  Rincian data korban banjir, longsor, angin kencang di Sulsel, foto-foto dan videonya

“Nanti juga kita rapatkan di Badan Musyawarah untuk menentukan tanggal dan bulan untuk sidang paripurna terkait ini. Kalau tidak kuorum maka ditunda beberapa jam kemudian dilanjutkan kembali,” katanya.

Selanjutnya, hasil keputusan yang diambil pada sidang paripurna itu akan disampaikan ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Barat.

dr. Hj. Neneng Hassanah Yasin dikenal dengan sebutan Mpo Neneng lahir di Karawang, Jawa Barat, 23 Juli 1980. Pada tanggal 15 Oktober 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dirinya sebagai tersangka terkait pengurusan perizinan pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

Neneng lahir di Karawang, 23 Juli 1980 dari keluarga juragan beras. Ia mengawali pendidikannya di SDN VIII Rengasdengklok, Karawang, dan lulus pada tahun 1992. Ia lalu melanjutkan ke MTs Darunnajah di Jakarta (lulus 1995) dan SMA Insan Kamil Bogor (lulus 1998). Ia lalu masuk fakultas Kedokteran Universitas YARSI Jakarta, dan lulus 2008.

Di ranah organisasi, Neneng pernah mengemban beberapa jabatan seperti, Ketua PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Bekasi, Wakil Bendahara DPD Golkar Prov. Jawa Barat, Bendahara Koni Kabupaten Bekasi dan Wakil Ketua Mapancas Jawa Barat. Ia juga merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2009-2014. Selain itu Neneng juga merupakan Direktur Utama PT. Citra Sarana Karya.

Baca juga  Ini isi puisi Munajat 212 Neno Warisman

Berdasarkan hasil nilai rekapitulasi suara yang di peroleh dalam rapat Pleno di Kantor KPUD Kabupaten Bekasi 15 Maret 2012, Neneng bersama wakilnya Rohim Mintareja berhasil memenangi pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Kabupaten Bekasi. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Drs. Adi Susila, M.Si menjelaskan, dari hasil nilai rekapitulasi suara Pilkada ketiga pasangan Bupati dan Wakil Bupati yaitu pasangan nomor urut 1 (NERO) dr. Neneng Hasanah Yasin – H. Rohim Mintareja, S.Sos memperoleh suara sah sebanyak 442.857 atau sekitar 41,0 %, pasangan nomor urut 2 (SAJA) DR. H. Sa’duddin, MM – DR. H. Jamalulail Yunus memperoleh suara sah sebanyak 331.638 atau sekitar 30,75%, pasangan nomor urut 3 (DAHSYAT) H. Darip Mulyana,S,Sos,M.Si – H. Jejen Sayuti.SE memperoleh suara sah sebanyak 304.108 atau sekitar 28,19%.

Pada pilbup Bekasi 2017, ia yang berpasangan dengan Eka Supria Atmaja kembali memenangi pilbup dengan perolehan suara 39,83%, mengalahkan empat paslon lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here