30 Makanan khas saat Imlek, lengkap dengan arti dan maknanya

SOLORAYA.COM – Bagi warga keturunan Tionghoa, tahun baru Imlek adalah momentum yang paling di tunggu-tunggu. Saat momen itulah, sebagian besar orang Tionghoa berkumpul bersama untuk membagi kebahagiaan dan kenangan indah lainya. Seperti halnya pada Imlek yang merupakan tahun babi yang jatuh pada 5 Febuari 2019.

Ayam atau Bebek
Dalam perayaan Imlek, ayam atau bebek biasanya dimasak dan disajikan secara utuh tanpa dipotong-potong. Hal ini dimaknai sebagai harapan agar keluarga tetap bersama, tetap utuh, dan bahagia.

Bebek goreng dan ayam goreng utuh. (Pixabay)

Selain itu, ayam atau bebek menjadi simbol udara yang memiliki arti kesetiaan dan ketaatan.

Menurut tradisi Tiongkok, ayam dan bebek diibaratkan memiliki sifat yang serakah sehingga dengan menyantap dagingnya orang akan terhindar dari sifat buruk tersebut.

Mie Goreng

(Pixabay)

Mie goreng memiliki peranan penting di setiap acara adat Tiongkok, bukan hanya di acara ulang tahun saja mie goreng juga hidangan wajib yang hadir saat Imlek. Mie ini punya arti khusus bagi masyarakat Tionghoa yaitu simbol dari umur panjang, kebahagiaan, dan rezeki yang berlimpah. Makanya sajian mie selalu hadir di perayaan-perayaan besar.

Teh telur
Teh telur ini memiliki khasiat yang dapat menambah stamina dan rasa enak. Cara pembuatannya sangat mudah, telur direbus hingga setengah matang, lalu cangkang telur diretakkan sehingga teh yang telah dicampur dengan kecap asin meresap masuk dalam telur.

(Pixabay)

Selain kecap asin, teh juga dicampur dengan lada hitam dan kayu manis supaya wangi dan citarasa khasnya terasa. Teh telur ini hadir saat Imlek dan melambangkan sebagai kesuburan.

Babi
Hidangan dari babi juga selalu ada di dalam sajian Imlek yang akan dimakan oleh keluarga besar. Hal ini sebenarnya punya arti khusus, seperti yang sudah diketahui babi adalah hewan yang malas. Nah, makanya orang yang memakan babi saat Imlek tidak akan menjadi pemalas.

(Pixabay)

Daging babi ini menjadi salah satu sajian penting bahkan di Semarang ada Pork Festival Semarang. Acara ini khusus dibuat buat kamu yang pork lover.

Kue Keranjang
Kue keranjang atau Nian Gao ini biasanya disajikan menjelang imlek. Kue manis ini bertekstur lengket dan berbahan dari tepung ketan dan gula merah. Jika dibandingkan dengan kue-kue khas Indonesia, kue keranjang ini mirip seperti dodol dan sering disebut sebagai dodol China.

(Instagram)

Kue keranjang ini digunakan untuk upacara sembahyang kepada leluhur.Bentuk bulat kue keranjang ini disimbolkan sebagai harapan keluarga agar dapat tetap bersatu dan rukun dalam menghadapi kehidupan setahun kedepan.

Kue ini disusun mengecil keatas dan makin keatas ukurannya semakin kecil, hal ini melambangkan peningkatan rejeki atau kemakmuran.
Tekstur lengket pada kue keranjang juga menyimbolkan kedekatan antara anggota

keluarga. Kue Keranjang biasanya disajikan dengan cara digoreng dengan tepung terigu dan telur atau bisa juga dikukus dan dimakan hangat-hangat dengan parutan kelapa.

Lapis legit
Lapis legit yang terdiri dari lapisan-lapisan ini menjadi simbol rejeki yang berlapis-lapis di tahun yang akan datang dan kehidupan yang lebih manis.

(Instagram)

Lapis Legit ini terdiri dari bahan-bahan berupa 40 butir telur, gula halus, susus, mentega, dan tentunya bumbu spekkoek.

Kue mangkok
Kue Mangkok biasanya diletakkan di puncak susunan kue keranjang yang melambangkan rejeki setahun kedepan akan mekar dan berkembang layaknya bentuk kue mangkok yang mekar.

(Instagram)

Tak hanya itu, kue mangkok juga biasanya berwarna merah yang sangat dentik dengan warna saat perayaan Imlek.

Kue Bangkit
Terbuat dari tepung tapioka, kue ini termasuk ke dalam jajaran nyonya kuih yang kaya akan sejarah dan tradisi. Setiap perayaan Imlek tiba di Singapura, biasanya kueh bangkit digunakan sebagai persembahan yang diantarkan untuk para leluhur di kehidupan selanjutnya.

Baca juga  10 Ucapan 'selamat tahun baru Imlek' selain Gong Xi Fa Cai, lengkap dengan artinya!!!

Nah, selain itu bentuknya juga beragam. Ada bentuk ikan yang melambangkan kemakmuran, bentuk kupu-kupu yang melambangkan kehidupan selanjutnya, hingga bentuk bunga yang melambangkan keberuntungan.

Kue Bahulu
Kue yang satu ini teksturnya berupa sponge cake, tapi bentuknya mini dan lembut manis. Kue ini sangat populer sebagai sajian di berbagai perayaan, seperti lebaran hingga Imlek di Singapura. Bahan yang dibutuhkan juga sederhana, hanya tepung gandum, gula, telur, dan baking powder.

 

Selain di Singapura, kue peranakan ini juga populer di Malaysia dan Brunei. Tapi setiap rumah pasti menyajikan kue ini saat Imlek, sebagai salah satu tradisi yang sudah ada sejak dulu.

Kue Kapit alias semprong
Kueh kapit atau ‘love letters’ merupakan kue yang unik jelang Imlek di Singapura. Kue ini berbentuk wafer kecil, yang digulung seperti surat kecil. Dulunya banyak orang yang menggunakan kue ini untuk bertukar pesan di dalamnya.

 

Hingga kini, kueh kapit jadi camilan yang favorit di setiap perayaan imlek. Arti dibalik dari kue ini juga menggambarkan setiap kata-kata manis dari pasangan, yang disimpan di hati dengan cara memakan kue tersebut. Kini kueh kapit isinya beragam, ada isi cokelat hingga wijen.

Ong Lei
Buah nanas dalam tradisi China, dianggap sebagai buah pembawa keberuntungan. Karena sebutan nanas dalam bahasa Hokkien, adalah ‘Ong Lei’ atau mirip dengan kata-kata pembawa keberuntungan. Sehingga kue nanas jadi salah satu menu wajib saat imlek tiba.

 

Di Singapura, ong lei akan disajikan dalam pastry kecil yang diisi dengan selai nanas. Isian selai nanas ini diharapkan akan membawa kemakmuran, keberuntungan yang akan datang ke rumah setiap keluarga.

Jeruk Mandarin
Tak lengkap rasanya jika perayaan Imlek tidak menyajikan jeruk mandarin. Buah jeruk Mandarin ini pasti banyak dijual oleh toko-toko buah saat menjelang Imlek.

Jeruk Mandarin. (Instagram)

Biasanya jeruk Mandarin yang disajikan adalah jeruk yang masih memiliki daun pada tangkainya. Warna kuning keemasan pada jeruk mandarin ini memiliki simbol kemakmuran dan kekayaan yang akan selalu tumbuh.

Anggur
Menurut tradisi di China, buah anggur melambangkan kesuburan hingga kelimpahan untuk rejeki. Sama seperti buah persik, beberapa bagian buah anggur menjadi simbol dengan makna berbeda. Ada yang melambangkan keberuntungan, hingga kecantikan. Biasanya buah anggur akan dibawa ke vihara atau klenteng, sebagai bentuk persembahan. Buah ini juga sering dijadikan hadiah untuk anggota keluarga di hari Imlek.

Aprikot
Buah aprikot punya warna kuning cerah yang menarik. Sehingga kehadiran buah aprikot ini dinilai membawa keberuntungan bagi keluarga, di perayaan Imlek. Biasanya buah aprikot merupakan simbol yang melambangkan kekayaan dan emas.

Apel
Buah yang kaya serat ini juga sering menjadi simbol keberuntungan dan kekayaan, karena dulu buah apel dinilai sebagai buah yang mahal dan mewah. Karena dulu buah apel hanya bisa tumbuh di bagian Korea dan Jepang, sehingga warga China harus mengimport buah ini dan harganya menjadi sedikit lebih mahal dibandingkan buah lainnya.

Delima
buah delima juga digunakan sebagai simbol kesuburan dan kelimpahan. Biasanya pasangan yang baru menikah diwajibkan untuk memajang buah delima, sebagai simbol yang akan membawa keberuntungan dan kesuburan terhadap keluarga baru mereka.

Nanas
Selain rasanya manis segar, dan populer menjadi bahan masak di China. Buah nanas termasuk ke dalam daftar buah yang wajib saat peraayaan Imlek, karena nanas melambangkan keberuntungan dan kekayaan. Apalagi dalam bahasa Hokkien, nanas disebut sebagai ‘ong lai’ yang mirip dengan arti kata ‘keberuntungan datang ke jalanmu’.

Baca juga  BTS konser di GBK Juni 2019?

Persik
Menurut simbol di tradisi China, buah persik melambangkan keabadian dan awet muda. Akan tetapi, beberapa bagian pada buah persik ini bisa memiliki makna yang berbeda. Contohnya, bagian kelopak persik melambangkan cinta dan kebahagiaan di tahun yang akan datang.

Srikaya
Buah manis legit ini populer jelang perayaan Imlek. Bahkan beberapa minggu sebelum Imlek, buah ini selalu ludes terjual. Srikaya sendiri melambangkan banyak rejeki, karena buah tersebut memiliki banyak biji. Jadi semakin banyak biji yang terdapat dalam buah srikaya, maka semakin banyak rejeki yang akan datang.

Siu Mie atau Mie Panjang Umur
Ada yang berbeda dengan mi yang biasa disajikan saat Imlek ini. Siu Mie memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang gurih dan memiliki panjang yang tidak biasa. Mi yang memiliki panjang yang tidak biasa ini memiliki simbol panjang umur, rejeki yang melimpah, dan kebahagiaan.

(DetikFood)

Anda harus menyantap Siu Mie ini tanpa putus atu hingga ujung mi, karena akan memperpanjang usia Anda. Siu Mie ini biasanya dicampur sengan sayuran seperti sawi, kol dan biasanya juga dicampur dengan irisan bakso, daging ayam, sosis, cumi, dan udang.

Manisan segi delapan
Sajian Imlek lainnya adalah manisan segi delapan yang banyak mengandung makna. Delapan macam lapisan yang diletakkan pada kotak segi delapan ini berisi manisan buah yang dikeringkan dan biji-bijian untuk camilan.

Manisan segi delapan. (Instagram)

Setiap makanan pada kotak segi delapan ini memiliki makna simbolis, seperti biji teratai yang melambangkan kesuburan dan leci sebagai ikatan keluarga. Sedangkan penggunaan kotak segi delapan karena angka delapan melambangkan keberuntungan bagi masyarakan Tionghoa.

Yusheng
Makanan ini berupa salad yang berisi irisan halus aneka sayuran seperti wortel, lobak, dengan potongan ikan tuna atau salmon mentah segar yang sebelumnya bisa sudah direndam dalam campuran minyak wijen, minyak goreng, dan merica. Sausnya dibuat campuran minyak goreng dan minyak wijen dengan tambahan saus buah plum, gula pasir, serta bubuk kayu manis.

(whattocooktoday)

Tradisinya disebut lo hei, di mana seluruh anggota keluarga duduk dalam satu meja dan bersama-sama mengaduk yusheng dengan sumpit sambil saling mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek, kemudian diangkat tinggi-tinggi. Semakin tinggi yusheng terangkat, dianggap semakin baik, lambang harapan akan terkabul, serta semakin baik pula peruntungan pada tahun yang baru.

Jiaozi
Apa itu Jiaozi? Jiaozi adalah pangsit yang diisi dengan daging cincang, sayuran, dan udang cincang, Jiaozi yang berbentuk bulat ini mirip seperti bentuk uang China kuno sehingga disimbolkan sebagai simbol rejeki yang berlimpah.

(Pixabay)

Selain itu, Jiaozi ini disajikan dalam keadaan hangat saat disantap bersama-sama dengan seluruh keluarga.

Kuaci
Kuaci atau yang kita kenal sebagai camilan yang terbuat dari biji matahari ini biasa disajikan saat tahun baru Imlek.

(Instagram)

Kuaci ini disajikan saat seluruh anggota berkumpul dan mengobrol bersama.
Meskipun cara nyamilnya terbilang rumit saat membelah kulitnya, sajian kuaci disimbolkan sebagai kesuburan dan disegerakan dalam mendapatkan keturunan.

Bandeng

Ikan juga harus ada di perayaan Imlek, nah bandeng ini menjadi makanan khas Imlek di Indonesia. Salah satu alasannya adalah ikan bandeng ini melambangkan pelicin bisnis.

(Instagram)

Menjelang Hari Raya Imlek, Anda bisa membeli ikan bandeng yang ukurannya jumbo di daerah Rawa Belong. Ikan bandeng akan disajikan secara utuh karena diyakini bisa memberi rezeki dan keberuntungan terus menerus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here