Unik dan asyik, ini 6 gunung di Indonesia yang kompak betopi secara bergiliran

SOLORAYA.COM – Pada Senin, 10 Desember 2018 lalu fenomena unik nampak di puncak Gunung Semeru. Ya, gunung yang terletak di Jawa Timur tersebut seperti sedang menggunakan topi.

Kenapa kok bisa bertopi? Nah, ternyata yang namanya puncak gunung bertopi itu sebenarnya sedang tertutup awan jenis lentikularis atau altocumulus lenticularis. Awan ini akibat adanya pusaran angin di puncak. Ini fenomena alam biasa saja. Kira-kira begitulah penjelasan Kepala Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, seperti saat menjelaskan penampakan Gunung Slamet bertopi yang baru-baru ini terjadi.

Namun, tahukah Anda bahwa di akhir-akhir bulan Januari 2019 ini ternyata 6 gunjung di Indonesia ini kompak bertopi secara bergiliran. Oke kita urutkan dari awal, gunung yang mulai bertopi duluan di bulan ini yang kami kutip dari berbagai postingan para warganet :.

Baca juga  Ani Yudhoyono sakit kanker darah

Gunung Semeru


Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur juga kembali “mengenakan” topi pada Minggu (27/1/2019). Sayangnya, peristiwa ini tak sempat terabadikan netizen.

Gunung Sindoro

Galih_pratamaa

Gunung yang terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing ini juga bertopi pada Minggu (27/1/2019).

Gunung Sumbing

@randaz1990

Gunung yang tertinggi ke tiga di Pulau Jawa ini juga kerap kali terlihat bertopi. Peristiwa ini terjadi pada Senin (28/1/2019).

Gunung Slamet

Sutopo Purwo Nugroho.

Gunung Slamet bertopi pada 28 Januari 2019. Puncak gunung tertutup awan jenis lentikularis atau altocumulus lenticularis. Sebagaimana penampakan bertopi gunung lainnya, awan ini terbentuk akibat adanya pusaran angin di puncak.

Gunung Lawu

@Batmanstroke

Meski tidak terlalu jelas, namun di bagian puncak Gunung Lawu dikelilingi oleh awan berbentuk kerucut. Fenomena ini terlihat pada Sabtu (29/1/2019).

Baca juga  Fadli Zon: Aksi Tiang Bendera Joni Lebih Heroik Dibanding Stuntman Motor

Setiap kali memposting penampakan aneh ini, Kepala Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho selalu mengingatkan kepada warganet agar tidak mengait-ngaitkan fenomena alam tersebut dengan politik dan mistik.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here