Saphira Indah meninggal karena sesak nafas, ini kronologi lengkapnya

SOLORAYA.COM – Dunia hiburan Tanah Air berduka, aktris cantik Saphira Indah Julianti atau Saphira Indah meninggal dunia karena sesak napas pada Rabu (30/1/2019) pukul 21.20 WIB. Sebelum meninggal, Saphira sempat dilarikan ke rumah sakit hingga akhirnya dirawat inap.

Suami Saphira Indah, Rico Hidros Daeng alias Ai menceritakan bagaimana kronologi sang istri saat itu sebelum meninggal dunia.

Pada Senin, 28 Januari 2018 malam, Saphira Indah tiba-tiba sesak napas. Sang suami menyebut sebelumnya, istrinya tak memiliki riwayat sakit.

Saphira Indah. (Instagram)

“Sebenarnya nggak ada sakit yang gimana. Cuma sesak (napas) biasa doang. Tapi selama lima hari, hari kelima fatal. Jadi ada masalah pernapasan di paru-paru,” ujar Rico di rumah duka, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (31/1/2019).

Rico sempat heran, padahal Saphira Indah tidak memiliki riwayat sakit apapun. Apalagi sang istri tengah mengandung enam bulan.

“Jadi nggak ada keluhan sakit yang gimana. Nggak ada. Karena tiap bulan kan rajin kontrol, check up. Makanan dijaga, semua dijaga,” papar Rico.

Baca juga  Ini kebijakan terbaru YouTube akibat Bird Box Challenge

“Tapi tiba-tiba ya ajal kan modelnya beda beda. Kadang-kadang orang lagi duduk ya meninggal lah. Ya begitulah. Kan kita nggak bisa prediksi,” sambungnya.

Saphira Indah dilarikan ke Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta pada Senin (28/1/2019). Ketika dirawat inap, wanita 32 tahun itu sempat lepas pasang oksigen dan minta pindah ruangan.

“Lagi di kamar. ‘sesak ni, meriang, ke rumah sakit yuk’ dia bilang. Cek yuk ke rumah sakit. Itu malem. Ya udah di bawa ke rumah sakit. Di rawat,” kata Rico.

“Dokter bilang rawat inap aja deh. Naikin HB nya. Yaudah dari situ mulai, tekanan pertama kedua ketiga sesaknya nggak hilang-hilang. Pas udah ditangani dokter, hari kelima langsung. Tiba-tiba,” pungkasnya.

Saphira Indah Julianti lahir di Bandung, 26 Juli. Dia pertama kali bermain di beberapa film seperti Virgin 3: Satu Malam Mengubah Segalanya. Kemudian ia berperan sebagai Ratu Laut di sinetron Raden Kian Santang.

Baca juga  Zul Zivilia ditangkap karena jadi pengedar narkoba

Jenazah Saphira Indah akhirnya dikebumikan di TPU Budi Darma, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (31/1/2019). Meskipun tanah basah akibat banjir, jenazah tetap dimasukkan ke pusara.

Rico Hidros Daeng alias Ai terlihat membantu jenazah sang istri untuk dikebumikan. Memakai kemeja hitam dan celana jeans, Rico terlihat masuk ke dalam pusara. Ia juga menggunakan peci berwarna hijau tua di atas kepalanya.

Setelah jenazah Saphira Indah menyentuh tanah, Rico mengazankan istri tercintanya itu. Namun di tengah azan, ia tak kuasa menahan sedih sampai akhirnya azan sempat berhenti beberapa detik.

Air mata Rico terlihat keluar. Nampaknya ia masih belum bisa menerima kenyataan sang istri pergi secepat ini untuk selamanya.

Ditambah lagi Saphira Indah tengah mengandung anaknya enam bulan. Namun takdir berkata lain, calon bayi tak bisa juga diselamatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here