Pengawas BPJS TK yang terseret kasus pelecehan dipecat

SOLORAYA.COM – Salah satu anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Syafri Adnan Baharuddin (SAB) akhirnya diberhentikan oleh presiden Joko Widodo atau Jokowi. Kabar tersebut diungkapkan anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Poempida Hidayatulloh.


Untuk diketahui terlebih dahulu, SAB sempat terseret kasus dugaan pelecehan seksual terhadap RA, tenaga kontrak Asisten Ahli Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan.

Ilustrasi. (Pixabay)

RA melaporkan SAB ke Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan perbuatan cabul. SAB disangkakan pasal 294 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara bagi atasan yang berbuat cabul terhadap bawahannya.

Karena kasus tersebut, SAB mengundurkan diri. Pengunduran diri Syafri disampaikan saat konferensi pers di Hotel Hermitage, Jakarta Pusat, Minggu (30/12/2019) lalu.

Baca juga  Obat kanker usus tak ditanggung BPJS Kesehatan mulai 1 Maret

“Saya menyatakan mundur, agar saya dapat fokus dalam upaya menegakkan keadilan melalui jalur hukum,” ujar Syafri sebagaimana dilansir CNN Indonesia.

Diberhentikan
Dua pekan setelah menyatakan mengundurkan diri, SAB akhirnya diberhentikan.

“Alhamdulillah Presiden telah mengeluarkan Keppres No. 12 Tahun 2019 tentang Pemberhentian Dengan Hormat Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan atas nama SAB. Pada tanggal 17 Januari 2019,” ujar Poempida, Sabtu (19/1/2019).

“Demikian presiden telah menerima surat pengunduran diri SAB dengan baik,” kata dia lagi.

Pemberhentian SAB secara hormat menurut Poempida, menunjukkan bahwa presiden mengapresiasi kontribusi seorang SAB kepada Negara Republik Indonesia yang sudah mengabdi puluhan tahun.

Di sisi lain, pemberhentian itu juga disebut menunjukkan sikap bijak presiden yang selalu menempatkan hukum sebagai panglima dan menghormati proses hukum yang berjalan.

Baca juga  Nukman Luthfie dikabarkan meninggal dunia

“Apresiasi saya pribadi kepada presiden Jokowi yang secara cepat menandatangani Keppres ini,” kata Poempida.

Lebih lanjut Poempida mengatakan dengan pemberhentian dari presiden Jokowi, SAB dapat fokus menyelesaikan proses hukum yang dengan dijalaninya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here