Pengacara Vanessa Angel mundur, karena ada yang tidak jujur…

SOLORAYA.COM – Kabar mengejutkan kembali datang dari artis cantik Vanessa Angel. Kali ini bukan karena foto aduhainya yang beredar di dunia maya melainkan karena pengacaranya, Muhammad Zakir Rasyidin mundur.

Seperti diketahui, sudah empat hari ini publik dihebohkan kasus prostitusi artis yang diungkap Polda Jatim. Semua bermula ketika polisi menggerebek VA saat bertransaksi esek-esek dengan seorang pria di salah satu hotel di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu siang, 5 Januari 2019. Di situ pula polisi menangkap tersangka muncikari VA, ES.

Di waktu hampir bersamaan, polisi menahan model Avriellia Shaqqila atau AS di pintu Tol Waru Sidoarjo. Dia juga diduga kuat bertransaksi kencan dengan lokasi di Surabaya. Malamnya, muncikari AS, TN diamankan di Jakarta. Bersama ES, TN juga tersangka dan keduanya kini ditahan di Markas Polda Jatim. Jaringan ES dan TN diduga ‘membina’ 45 artis dan seratus model.

Setelah beberapa hari ini menjadi pengacaranya Vanessa, kini Zakir akhirnya mundur. Nah, ini dia penyebabnya!

“Sehubungan dengan banyaknya tanda tanya yang muncul dalam permasalahan hukum klien kami, Vanessa Angel, dan tanda tanya tersebut bertentangan dengan nurani saya sebagai kuasa hukum, mulai malam ini saya memutuskan mundur sebagai kuasa hukum Vanessa Angel,” ujar Zakir kepada wartawan, Selasa (8/1/2019).

Baca juga  Pemenang "Indonesian Sport Award 2018", ini daftar selengkapnya!

Mengapa Zakir mundur? Dia berbicara tentang kejujuran. Zakir menyebut dirinya dan tim pengacara mundur sebagai kuasa hukum Vanessa Angel.

“Tidak terbuka dan jujur atas peristiwa yang terjadi. Saya bersama tim pengacara mundur,” sebutnya.

Sebagai pengacara, Zakir berharap kliennya membuka semua fakta. Jangan ada yang ditutup-tutupi.

“Saya ingin fakta dibuka, jangan ditutupi,” ucap Zakir.

“Semestinya kita membantu polisi membuka fakta, agar jaringan prostitusi ini bisa dibuka, bukan membenturkan lawyer dengan polisi hanya karena ingin ada pembenaran, bukan kebenaran. Dan insiden ini tentu bertentangan dengan nurani,” tambah Zakir sebagaimana dilansir DetikNews.

Manajer kena tipu

Sebelumnya, kabar tidak mengenakkan juga dialami manajernya Vanessa, Lidya. Dirinya menjadi korban tindakan yang dilakukan seseorang dengan cara memanfaatkan apa yang dialami Vanessa.

Baca juga  Sandi akan pindahkan markas ke Jateng, begini respons PDIP

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera pada Selasa, 8 Januari 2019. Korban teperdaya dan merugi Rp20 juta setelah ditelepon oleh orang yang mengaku sebagai pejabat Polda Jatim dan berjanji bisa menyelesaikan masalah hukum Vanessa.

Informasi diperoleh, penipu itu mengaku sebagai Kepala Subdirektorat Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus AKBP Harissandi. Kasus yang membelit Vanessa memang ditangani oleh divisi itu. Dalam telepon si penipu mengaku bisa menangani masalah Vanessa asal mentransfer sejumlah uang.

Lidya pun mentransfer ke rekening yang ditunjuk sebesar Rp20 juta. Setelah dikroscek langsung, ternyata bukan Harissandi yang menghubungi, tetapi orang tak dikenal. Barung mengatakan, Lidya sudah membuat laporan ke Polda Jatim terkait itu. “Masyarakat kita minta agar berhati-hati dengan penipuan modus seperti ini,” ujarnya seperti diberitakan VivaNews.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here