Misteri pembuat hoax 7 kontainer surat suara tercoblos

SOLORAYA.COM – Tim Bareskrim Polri menangkap satu orang yang diduga membuat hoax 7 kontainer surat suara tercoblos. Pelaku diketahui bernama Bagus Bawana Putra yang kini diamankan di Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya, polisi menetapkan 3 tersangka penyebaran hoax 7 kontainer surat suara tercoblos. Ketiga tersangka itu tidak ditahan.

Ilustrasi. (Pixabay)

“Satu diamankan dan saat ini masih diperiksa,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Selasa (8/1/2019).

Pelaku, menurut Dedi, akan dibawa ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lanjutan.

Mabes Polri berencana merilis penangkapan pembuat konten hoax ini pada pagi besok, Rabu (9/1), pukul 10.00 WIB.

“Selengkapnya akan dirilis besok jam 10.00 WIB,” ujarnya. Dedi.

Bagus sebagaimana dikabarkan CNN Indonesia, adalah Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Presiden.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan informasi rinci terkait penangkapan pembuat konten hoaks itu lebih lanjut akan disampaikan oleh Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto dan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal dalam konferensi pers, Rabu (9/1/2019).

Baca juga  Bukan di Masjid Istiqlal, Jokowi Pilih Salat Idul Adha di Sini

Bagus merupakan tersangka keempat dalam kasus ini. Sebelumnya, polisi sudah menetapkan tiga tersangka, yakni HY, LS, dan J. Ketiga orang tersebut diduga berperan salam menerima konten hoaks tanpa mengonfirmasi kebenaran isi konten dan langsung menyebarkannya melalui akun Facebook.

Tersangka kemudian menyebarkannya di percakapan grup dalam aplikasi WhatsApp. Meski ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya tidak ditahan.

Hoaks kontainer surat suara memancing gaduh publik. Sejumlah elite di dua poros Pilpres saling tuding.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengaku telah melakukan identifikasi dan penelusuran akun yang menyebarkan hoaks.

Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan hasil identifikasi menunjukkan bahwa hoaks tujuh kontainer surat suara pertama kali muncul pada 1 Januari 2019 pukul 23.35 WIB lewat media sosial.

Selanjutnya, informasi mengenai tujuh kontainer surat suara yang belum tercoblos tersebar ke sejumlah akun. Kemkominfo sendiri telah menyerahkan hasil identifikasi dan temuan analisis dari Mesin AIS Sub Direktorat Pengendalian Ditjen Aptika ke pihak Bareskrim Polri pada Kamis (3/1) pukul 15.00 WIB.

Baca juga  Gara-gara rusak kosmetik istrinya, Sandy Tumiwa dilaporkan ke polisi

Nama relawan yang aneh

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menyangkal mengenal Bagus Bawana Putra, orang yang disebut-sebut sebagai biang hoaks surat suarau 7 kontainer dan kabarnya kini telah ditahan polisi.

Bagus, yang kabarnya telah ditangkap polisi di Bekasi, disebut menjabat sebagai Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo. Tetapi kabar ini ditepis oleh BPN.

Wakil Direktur Direktorat Relawan BPN, Yahdil Abdi Harahap memastikan tidak ada nama kelompok relawan Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo dalam daftarnya. Dirinya juga sempat heran dengan nama kelompok itu yang disebutnya aneh.

Selain Bagus, hingga kini identitas ketiga orang yang ditangkap sebelumnya masih misterius.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here