Kronologi bumbu telur asin kemasukan cicak mati dan permintaan maaf Irvins Salted Egg

SOLORAYA.COM – Seorang pembeli camilan produksi Irvins Salted Egg melaporkan keberadaan seekor cicak mati berbalut bumbu telur asin di dalam kemasan keripik kulit ikan yang sudah setengah dikonsumsi. Pembeli yang juga pemilik akun Facebook bernama Jane Holloway mengungkap temuannya itu dalam laman miliknya pada Jumat 28 Desember 2018.


Perempuan 38 tahun yang tinggal di Bangkok tersebut mengaku, ia, ibu dan saudara laki-lakinya sudah menghabiskan setengah isi kemasan sebelum menemukan keberadaan cicak tersebut.

“Bagaimana ini bisa terjadi? Dari penampilannya, cicak itu mungkin digoreng kering bersama kulit salmon. Hiiiii,” tulis dia.

“OMG I can’t believe IRVINS Salted Egg is not purely salmon fish skin but also gecko! My poor brother and mum ate half the bag before they found this inside!!! Soooo disgusting! How can this happen? This gecko was probably deep fried with the salmon skin by the looks of it. Eeeewwww!,” begitu postingan aslinya.

Holloway sebagaimana dikutip dari The Straits Times mengaku membeli produk asal Singapura itu di Bangkok. Camilan produksi Irvins Salted Egg itu ia beli di supermarket yang menyediakan produk-produk internasional, Villa Market di K Village, di Distrik Khlong Toei.

Sang ibu kemudian membuka kemasan camilan tersebut pekan lalu, memakannya bersama saudara laki-lakinya, yang pulang dari Siem Riep untuk merayakan Natal dan Tahun Baru.
Awalnya, saudara laki-laki Holloway menyangka, cicak mati itu adalah bayi ikan salmon yang ada kepalanya. Untungnya, ia menyadari ada keanehan sebelum menyantapnya.

Holloway, yang bekerja di Thailand Institute of Justice mengaku, ia sudah sering membeli penganan itu untuk keluarga dan koleganya.

“Harganya sangat mahal di sini, 700 bath (Rp 308 ribu) sebungkus,” kata dia, menambahkan bahwa produk Irvins Salted Egg adalah camilan favoritnya.

Meski tidak ada anggota keluarganya yang jatuh sakit karena makan makanan ringan bercampur cicak, Jane Holloway mengaku trauma. “Ibu bilang dia ingin muntah ketika mengingatnya,” kata dia.

Baca juga  Ledakan bom di rumah pimpinan KPK, begini kronologinya menurut saksi mata

Irvins Salted Egg minta maaf
Terkait dengan temuan itu, perusahaan yang memproduksi makanan asal Singapura, Irvins Salted Egg meminta maaf. Bahkan, pihaknya menawarkan pengembalian uang setelah seorang pembelinya melaporkan keberadaan seekor cicak mati berbalut bumbu telur asin di dalam kemasan keripik kulit ikan yang sudah setengah dikonsumsi.

Seperti dikutip dari situs Asia One, Sabtu (5/1/2019), Irvins Salted Egg diketahui memproduksi semua produknya di Singapura.

Pendiri Irvins Salted Egg, Irvin Gunawan, dalam pernyataannya menyebut, pihaknya terkejut atas insiden tersebut. Dia menambahkan bahwa kontrol kualitas adalah salah satu aspek terpenting dalam perusahaannya. Irvin juga mengaku telah menghubungi Holloway terkait kejadian tersebut.

Dia menambahkan bahwa kasus tersebut juga telah dilaporkan ke Agri-Food and Veterinary Authority (AVA). Perusahaan akan bekerja sama sepenuhnya dalam penyelidikan yang dilakukan.

“Kami berjanji untuk melakukan pembenahan yang diperlukan dalam produksi kami untuk memastikan hal tersebut tidak akan terjadi lagi,” ujar Irvin Gunawan.

Ia menggarisbawahi, perusahaannya juga akan menyelidiki masalah tersebut sampai didapat penjelasan mengapa bisa ada cicak mati dalam kemasan keripik kulit salmon.

Dia juga mengatakan bahwa perusahaan pada bulan Desember 2018 telah pindah ke fasilitas produksi baru di JTC Food Hub @ Senoko. “Di mana “prosedur pemeriksaan dan kebersihan kami jauh lebih ketat,” tambah dia.

Berikut pernyataan lengkapnya:

Dear Customers, Fans, Friends & Partners of IRVINS Salted Egg,

All of us at IRVINS Salted Egg were very shocked and devastated to hear that one of our customers discovered a dead lizard in a snack pouch that she opened. 

Quality control is one of the most important aspects of our company and we are always on our toes because our customers’ safety is everything to us. We really want to sincerely apologize to the customer and everyone who is affected by this incident directly or indirectly. We take full responsibility for the goods that we sell and everything in it. I have since personally contacted the customer and will continue to do so to make sure that she and her family is alright.

We promise to investigate this further as we don’t have a full explanation on how the dead lizard ended up in our snack pouch and we promise to make the necessary changes in our production to ensure this will never happen again. The case has been reported to AVA and we will cooperate with them fully.

For all of our customers who still have our salted egg snacks at home, please kindly check on the back of the pouch for the expiry date. If you have a snack pouch that expires on 16 October 2019 or if you are uncomfortable with consuming our snacks, kindly email us at feedback@irvinsaltedegg.com so that our Customer Experience team could assist you with the product recall and refunds required for the snacks. All recalled products would be disposed of. 

This is a major blow to us, however we promise that we will fix this issue and continue to be an honest and responsible company to all of you. Rest assured that we are doing the best we could to serve our customers with the best quality & service nonetheless.

Regards,
Irvin
IRVINS Salted Egg

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here