Kisah pertemuan pertama Ahok dengan Puput sebelum kepincut

SOLORAYA.COM – Sosok Puput Nastiti Devi atau Puput kini kembali jadi bahan perbincangan semenjak mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bebas dari penjara. Apalagi belakangan ini diketahui, Puput akan menikah dengan Ahok.

Bagaimana pertemuan keduanya hingga jatuh cinta dan merencanakan pernikahan akhirnya terkuak saat Ahok mengunjungi politisi Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) pada Kamis (24/1) malam lalu.

Di depan OSO, Ahok bercerita bahwa Puput adalah mantan pengawal mantan istri Ahok, Veronica Tan.

“Ini yang polwan itu?” tanya OSO ke Ahok yang mengajak Puput dalam pertemuan di kediaman OSO ini.

Ahok membenarkan bahwa perempuan di sebelahnya adalah Puput yang berlatar belakang Polwan. OSO ingin tahu lebih banyak, bagaimana kisah pertama kali Ahok dan Puput bertemu. Semuanya berawal setelah aksi 411.

“Ini cerita lucu. Mantan istri saya kan tidak pernah mau dikawal. Dia mau ke mana-mana mana mau dikawal. Tapi begitu kasus demo 411, 2016, Pak Suntana, Pak Tito, nggak ada pilihan: semua keluarga harus dikawal,” tutur Ahok.

Suntana yang disebut Ahok adalah Wakil Kepala Polda Metro Jaya terdahulu. Tito adalah Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Berkat momentum Aksi Bela Islam 411, Puput menjadi lebih sering mengawal Veronica Tan, karena saat itu Tito dan Suntana mewajibkan semua anggota keluarga Ahok dikawal terus.

Sejak saat itu, Ahok semakin sering melihat Puput. Namun tak ada perasaan atau keinginan untuk menikahi Puput.

“Ya biasa saja, saya juga nggak… Gimana mau mikir bagaimana mau Polwan, gimana logika? Nggak ada lah kita pikir bisa gitu kan,” kata Ahok.

Mantan tim sukses Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul mengatakan, benih cinta keduanya tumbuh karena Puput kerap mengirimkan makanan saat Ahok di dalam sel Mako Brimob.

Baca juga  Hari ini Pukul 14.00 Wib, Ahok Akan Berikan Kejutan di Lapangan Banteng Jakarta

“Dia yang melayani Ahok selama ini, seperti konsumsinya (makanan di penjara),” kata Ruhut pada September lalu.

Ahok lalu menceritakan nasihat ibunya di balik alasan ingin menikah lagi. Sang ibu meminta Ahok mencari istri yang bisa menggantikan dirinya.

“Nah sekarang saya mau tanya ke Mamah, gimana? Iya, Mama setuju ini. Hah, kalau dia mau sama kamu, Hok, untung loh. Karena dia juga suka tadi,” kata Ahok sembari mengulangi jawaban mamanya.

Tidak dirinci kapan perbincangan Ahok dan ibunya ini terjadi. Saat itu, mama Ahok menilai putranya itu beruntung bila Puput benar-benar bersedia menjadi istri Ahok. Pada awalnya, mama Ahok tak terlalu yakin soal kesediaan Puput mendamingi putranya.

“Hanya saya sih nggak yakin dia mau ama elo, Hok. Beda 31 tahun, anaknya baik gitu,” kata Ahok menirukan kalimat mamanya.

Usia Puput 21 tahun, sedangkan usia Ahok 52 tahun. Namun demikian, Ahok menilai Puput berjiwa dewasa berkat pendidikan Polwan. Latar belakang Polwan inilah yang juga menuai respons positif dari anggota keluarga Ahok lainnya.

“Tante saya lebih suka lagi. Kalau dulu dia datang kan hormat dia,” kata Ahok.

Ahok dan Puput juga sudah punya panggilan sayang. Puput memanggil Ahok ‘yeo-bo’ dan Ahok memanggil Puput ‘buin’.

“Yeo-bo itu bahasa korea ‘honey’, ini (Puput) korban drama korea nih hahaha,” kata Ahok dalam video di channel osotv.

“Saya suka Korea, Istri manggil suaminya itu yeo-bo, jadi kalau sayang, cinta, itu sudah biasa,” kata Puput.

“Saya panggilnya ‘buin’, ‘buin’ itu istri,” kata Ahok.

hok mengungkapkan beberapa kesamaan yang dimilikinya dengan pasangannya, Puput Nastiti Devi. Salah satu kesamaan mereka adalah garis tangan yang sama.
Awalnya, Ahok bercerita tentang temannya yang menjenguk ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, dan melihat garis tangannya. Setelah melihat garis tangan Ahok, temannya menyarankan agar Ahok mencari jodoh yang memiliki kesamaan garis tangan.

Baca juga  Pengakuan lengkap model Avriellya Shaqqila terkait dirinya yang terjerat kasus prostitusi online

“Datang lah teman, biasa orang Chinese garis tangannya harus sama, dia bilang gini, mungkin lu akan jadi orang hebat Hok, jadi orang kaya saat keluar. Istrimu yang dulu itu nggak punya nasib dampingin, kalau orang chinese itu percaya, nggak bisa terima itu hoki, makanya saya ninggal. Dia bilang, makanya kamu harus bisa cari yang sama hokinya kamu, garis tangan sama,” kata Ahok sambil menirukan pesan temannya saat itu.

Ahok mengatakan mulanya dia tidak percaya dengan perkataan temannya itu. Sebab, menurutnya setiap orang memiliki garis tangan yang berbeda. Namun, kala itu Ahok penasaran dan meminta temannya untuk membaca garis tangan Puput.

“Saya bilang, Tuhan aku tuh nggak mau yang (garis tangan) sama, aku nggak minta syarat ini, ini syarat nggak masuk akal, ya saya cari sama polisi. Aku penasaran boleh nggak panggil dia (Puput) datang, panggil itu anak datang, kan bapaknya Brimob, Kakeknya polisi, Bude polisi, Bapak polisi, tapi semua polisi pangkat bawah, jadi hidup pengabdian lah, sederhana aja keluarganya,” ucap Ahok.

“Lalu dipanggil lah, ini kira-kira gimana, dipanggil, persis sama (garis tangan),” imbuhnya.

Untuk melihat kebersamaan Ahok dan Puput, silakan  simak galeri foto di bawah ini :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here