Kisah karier singkat Puput di kepolisian hingga mau dinikahi Ahok

SOLORAYA.COM – Setelah jadi bahan perbincangan sekitar September 2018 lalu, sosok Brigadir Dua (Bripda) Puput Nastiti Devi kini kembali menjadi sosok yang kembali jadi sorotan menjelang mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bebas.


Ya, pada September 2018 lalu, Puput dikabarkan punya hubungan asmara dengan Ahok yang saat itu dipenjara karena kasus penistaan agama. Bahkan menjelang Ahok bebas, kabar rencana pernikahan keduanya santer terdengar.

Apalagi dikabarkan, Lurah Pasir Gunung Selatan, Aslih Sinten mengonfirmasi bahwa orang tua Puput telah mengurus administrasi itu sepekan lalu.

Puput sendiri pun sudah terlihat mengurus sejumlah hal terkait pernikahannya. Salah satunya, mengundurkan diri dari institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Permohonan pengunduran diri Puput sudah disetujui lewat penerbitan Surat Keputusan No 26/I/2019 tertanggal 9 Januari 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menceritakan karier Puput di Polri secara singkat. Menurut dia, Puput masuk ke Polri setelah lulus Sekolah Polisi Wanita (Sespolwan) pada 2016 silam. Setelah itu, ia menjadi bintara dengan penempatan tugas di Polda Metro Jaya.

Baca juga  Sawai, permukiman unik yang dibelah sungai nan jernih

Sekitar 2017, lanjut Dedi, Puput mengikuti ujian seleksi ADC (aide de camp) atau ajudan pribadi. Setelah dinyatakan lulus, Puput kemudian ditugaskan untuk mengawal Veronica Tan yang ketika itu masih menjadi istri Ahok.

Setelah masa jabatan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir, Puput ditarik kembali ke institusi Polri. Ia pun ditempatkan di Pelayanan Markas (Yanma) Polri dengan satuan kerja di Bauryan (Bintara Urusan Pelayanan). Posisi itu dijalani Puput hingga ia mengajukan pengunduran diri sebagai anggota Polri, 9 Januari kemarin.

“Jadi dia (Puput) itu lulusan Sespolwan 2016 dan sudah mengundurkan diri awal Januari kemarin,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2019).

Sebelumnya, kabar terkait rencana pernikahan Puput dan Ahok dibenarkan oleh pejabat pencatat administrasi. Pernikahan Ahok-Puput bakal digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Lurah Pasir Gunung Selatan, Depok, Aslih Sinten menyebut orang tua dari Puput telah mengurus catatan administrasi di kelurahan yang ia pimpin. Hal itu tercatat di dokumen N4 atau surat keterangan orang tua calon pengantin yang disampaikan orang tua Puput ke kelurahan.

Baca juga  Video: Gunung Merapi alami 30 kali gempa guguran

“Di N4 kalau tidak salah menikah di atau ke Disdukcapil Menteng, Jakarta Pusat,” kata Lurah Pasir Gunung Selatan Aslih Sinten saat ditemui di kantornya di Depok, Kamis (24/1).
Aslih sebagaimana dilansir Liputan6 menyebut surat itu sudah diajukan orang tua Puput pada 16 Januari 2019. Aslih menandatangani surat tersebut sehari setelahnya.

Aslih mengonfirmasi seluruh dokumen sudah memenuhi syarat, termasuk agama kedua mempelai yang sudah tak lagi berbeda. Hal ini sekaligus menjawab perbedaan agama antara Ahok yang memeluk Kristen dan Puput memeluk Islam.

“Ya kan juga sudah bisa dilihat dari tempat nikahnya di Disdukcapil. Kalau Muslim kan di KUA,” kata Aslih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here