Gempa 4,8 M guncang Tasikmalaya, getarannya sampai Garut dan Ciamis

SOLORAYA.COM – Gempa bermagnitudo 4,8 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Senin 7 Januari 2019 sekitar pukul 22.04 WIB. Getaran gempa tersebut begitu kuat dan terasa hingga Kabupaten Garut dan Kabupaten Ciamis.

BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) menyebutkan, pusat gempa berada 62 km arah barat daya dari Kabupaten Tasikmalaya, berkedalaman 21 km.

Gempa Tasikmalaya. (BMKG)

Hingga pukul 22.35 WIB, belum ada laporan dampak dari gempa tersebut. “Belum ada laporan kerusakan. Kita lagi gali info,” kata Kepala Pos SAR Tasikmalaya Erwin Syafrudin lewat pesan singkat.

Sementara itu, menurut Kapolsek Cikalong, Tasikmalaya, Iptu Harwadi, di wilayah tugasnya, yang dekat dengan pusat gempa, situasi terkini kondusif.

Baca juga  PA 212: Aparat Kurang Manusiawi Persekusi Neno Warisman

“Aman. Getarannya (gempa) terasa kecil walau dekat ke titik gempa,” kata Harwadi.

Gempa di Tasikmalaya ini terasa kuat guncangannya hingga ke kawasan perkotaan Garut.

“Getarannya terasa kencang. Tadi kirain saya, teman yang goyang kursi, ternyata gempa,” ujar Feri (19), salah seorang warga Garut,.

Sebagian warga di Kabupaten Ciamis merasakan getaran gempa yang berpusat di daerah tetangga itu. Di beberapa lokasi, warga Ciamis berhamburan keluar dari rumah saat bumi bergoyang sekitar 2-3 detik.

“Pas kerasa ada getaran gempa, seluruh orang yang ada di rumah langsung lari keluar dari rumah, ke jalan. Kebetulan baru mau siap-siap tidur, keburu ada gempa,” ujar Ratna Suminar, warga Sikuraja, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis.

Baca juga  Tiket kereta Lebaran diserbu pembeli, untuk keberangkatan H-2 sudah ludes

Menurutnya, hampir semua warga di lingkungannya keluar dari rumah saat gempa terjadi.

“Padahal di sini sedang hujan. Terpaksa kehujanan, sekarang semua warga sudah masuk ke rumah masing-masing,” kata Ratna sebagaimana dilansir DetikNews.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga kini tidak ada laporan korban jiwa dan kerusakan akibat gempa tersebut. “Tidak berpotensi tsunami. BPBD masih melakukan pematauan,” ujar Sutopo dikutip dari akun Twitter-nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here