Cara ikut uji coba kereta MRT Jakarta dan harga tiketnya

SOLORAYA.COM –┬áKereta MRT Jakarta akan diuji coba mulai 26 Februari 2019 mendatang. Masyarakat pun diperbolehkan ikut menjajal pada masa uji coba tersebut.

Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, William Sabandar mengatakan masyarakat bisa mendaftar di website yang ditentukan perusahaan nantinya untuk antre sebagai penumpang uji coba kereta Ratangga. Selama proses uji coba, masyarakat bisa menjajal kereta MRT dengan gratis untuk rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) sepanjang 16 km.

MRT Jakarta. (Instagram)

“Nanti mulai 26 Februari 2019 semua sudah mulai full operation, jadi kita mulai beroperasi dari pagi sampai malam. Sudah sama seperti normal operasi tapi kita belum angkut penumpang komersial. Tapi kita akan membuka secara terbatas atau selected untuk orang ikut uji coba,” katanya kepada detikFinance dalam wawancara khusus di Gedung Wisma Nusantara, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Pemilihan penumpang

Adapun proses pemilihan penumpang nanti dilakukan berdasarkan urutan pendaftaran di website yang disediakan. Pihaknya akan menyediakan kuota terbatas setiap harinya untuk penumpang yang ingin menjajal.

“Mungkin naik di beberapa stasiun, turun di beberapa stasiun agar mereka terlibat dalam proses pembelajaran naik kereta, memahami bagaimana kereta MRT Jakarta dan nanti mereka juga yang akan membantu memberikan informasi kepada masyarakat tentang MRT Jakarta sebelum operasi,” kata William sebagaimana dilansir DetikNews.

Mekanisme pendaftaran sendiri tengah digodok dan akan segera diinformasikan ke masyarakat melalui website MRT dan media sosial. Proses uji coba akan berlangsung hingga Maret saat operasi secara komersil dimulai.

Baca juga  Pemenang "Indonesian Sport Award 2018", ini daftar selengkapnya!

“Siapa yang cepat mendaftar nanti dapat. Tapi kalau kuotanya sudah mencukupi kita akan tutup, nanti dia bisa naik besoknya lagi atau apa. Tapi mekanismenya akan kita atur,” jelas William.

Tiket MRT Jakarta
Harga tiket kereta moda raya terpadu (MRT) Jakarta saat ini belum diputuskan. Penentuan tarif tiket MRT akan diputuskan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setelah mendapat hasil kajian dari tim perumusan tarif yang sudah dibentuk.

William mengatakan, saat ini penentuan harga tiket hanya tinggal pengambilan keputusan. Diharapkan kepastian tarif MRT Jakarta segera didapat dalam bulan ini.

“Tinggal menunggu keputusan. Kalau rapat sudah selesai semua, sekarang tinggal tim tarif menentukan,” katanya kepada detikFinance dalam wawancara khusus di Gedung Wisma Nusantara, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Baca juga  Detik-detik mendebarkan ditangkapnya Vanessa Angel saat di dalam kamar dan sedang....

Setidaknya ada dua usulan yang saat ini mengerucut mengenai tarif tiket MRT Jakarta. Pertama adalah Rp 8.500 per 10 km. Komponen tarifnya Rp 1.500 sebagai biaya tetap ditambah Rp 700/km nya sebagai unit price/km.

Kedua adalah Rp 10.000 per 10 km. Perbedaan dengan pilihan tarif sebelumnya terdapat pada komponen unit price/km nya yang ada di angka Rp 850/km.

Adapun subsidi yang harus digelontorkan Pemprov DKI untuk tarif Rp 8.500 sebesar Rp 365 miliar/tahun. Sedangkan tarif Rp 10.000 butuh biaya subsidi sebesar Rp 338 miliar.

“Kita belum bisa menyampaikan bahwa itu hasilnya karena keputusan itu ada di pemerintah. Bahwa Rp 8.500 dan Rp 10.000 adalah angka yang diusulkan oleh MRT Jakarta, keputusannya tergantung pemerintah. Anytime kita menunggu keputusan itu,” kata William.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here