Ahmad Dhani dibui atas kasus ujaran kebencian, begini nasib konser Dewa 19 di Malaysia nantinya…

SOLORAYA.COM – Politisi yang juga musisi dan pencipta lagi, Ahmad Dhani dijebloskan ke penjara selama 1,5 tahun karena terbukti bersalah atas kasus ujaran kebencian melalui media elektronik. Pentolan band bertarif mahal Dewa 19 ini dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Dalam sidang putusan yang digelar pada Senin 28 Januari 2019.

“Menyatakan, terdakwa Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja,” ujar Hakim Ratmoho saat membacakan putusan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Dan tanpa hak menyuruh melakukan dan menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan yang dituju pada kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan.”

“Menjatuhkan pidana Dhani Ahmad Prasteyo alias Ahmad Dhani dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan,” ujar ketua Majelis Hakim.

Ahmad Dhani di dalam penjara. (Instagram/DahnilAnzarSimanjuntak)

Pasca-putusan, Ahmad Dhani langsung digiring ke Rumah Tahanan Cipinang didampingi dua kuasa hukumnya, Hendarsam Marantoko dan Ali Lubis. Putra ketiganya, Dul Jaelani pun diketahui turut memasuki mobil yang sama.

Meski Ahmad Dhani tampak santai, namun pemandangan berbeda justru diperlihatkan sang istri, Mulan Jameela. Ibu empat anak itu tak kuasa menyembunyikan wajah sedihnya atas vonis yang dijatuhkan pada sang suami.

Dhani sebelumnya dilaporkan ke polisi pada Kamis, 9 Maret 2017, oleh pendiri BTP Network, Jack Lapian. Dalam laporannya, Jack Lapian membawa bukti berupa tangkapan layar kicauan Dhani di media sosial.

Nasib konser Dewa

Ahmad Dhani mendapat dukungan dan doa dari rekan-rekannya sesama musikus. Salah satunya dari Ari Lasso, mantan vokalis Dewa 19. Melalui fitur Instagram Story, Ari menuliskan pesan singkat untuk menyemangati Dhani yang saat ini ditahan di LP Cipinang, Jakarta Timur, setelah divonis bersalah melakukan ujaran kebencian. “Hadapi dengan senyuman,” tulis Ari di akun Instagram-nya, @ari_lasso, Selasa (29/1/2019). Pelantun “Hampa” itu mengunggah pula fotonya bersama Dhani. Mereka terlihat tertawa riang dalam foto tersenyum.

Baca juga  Pesawat Piper-P46 Malibu ditemukan di dasar laut, ini foto penampakannya dan kondisi jenazah Emiliano Sala

Untuk diketahui, konser Dewa 19 Reunion di Malaysia dipastikan tetap digelar meski Ahmad Dhani berada di sel penjara LP Cipinang. Grup musik legendaris itu dijadwalkan tampil di negara tetangga pada 2 Februari 2019 mendatang. Ari memastikan bahwa tak akan ada perubahan jadwal meski Dhani berhalangan tampil.

Untuk Baladewa/wi Malaysia kami akan tetap menggelar konser tgl 2 Februari di Kuala Lumpur, sesuai jadwal.. Tidak ada yg berubah. Meski Bro @ahmaddhaniofficial tidak bisa ikut bergabung. Sampe ketemu #dewa19 #dewa19reunionmy,” tulisnya.

Selain Ari, pesan penyemangat juga disampaikan oleh pemain bass Dewa 19, Yuke Sampurna, melalui akun Instagram-nya, @yukesampurna. “Sing sabar pakdhe….,” tulis Yuke dan memajang fotonya berpose bersama Dhani. Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis satu tahun enam bulan atau 1,5 tahun penjara terhadap Dhani.

Kepastian konser Dewa 19 Reunion tetap diadakan meski Ahmad Dhani dipenjara disampaikan oleh Once Mekel. Sang vokalis menyebut bahwa pertunjukan tetap harus dilaksanakan.

“Kalau tentang tanggal 2 Februari itu tetap jadi (konser),” kata Once.

Menurut Once, sebenarnya ia dan para personil Dewa 19 sudah menyiapkan mental jika kemungkinan terburuk terjadi pada Dhani terkait vonisnya. Apalagi mereka juga menyadari status Dhani sebagai tersangka sejak sebelum vonis dijatuhkan.

“Begini, sebenarnya kan saya dan teman-teman sudah antisipasi kemungkinan ini akan terjadi,” ungkapnya. “Kami sudah tahu bahwa Dhani dalam statusnya sebagai tersangka kan.”

Bahkan, pihak promotor Malaysia juga telah mengantisipasi hal ini. “Jadi ini sudah jadi satu kemungkinan yang pahitnya sudah dibayangkan oleh kami dan oleh promotor Malaysia sebetulnya, bahwa kemungkinan ini bisa terjadi,” pungkas Once.

Baca juga  Ini isi debat Ahmad Dhani versus Ngabalin di TV

Dhani Ahmad Prasetyo lahir di Surabaya, 26 Mei 1972. Ia merupakan pendiri dan pemimpin grup musik Dewa 19 yang merupakan salah satu band paling sukses sepanjang dekade 1990-an dan 2000-an.

Ia juga telah mencetak beragam karya yang berhasil mengorbitkan banyak penyanyi dan grup musik. Dhani juga merupakan pendiri dan pimpinan dari Republik Cinta Management. Dhani dikenal sebagai tokoh yang kontroversial dan sering memancing pro dan kontra. Ia juga dikenal sebagai musisi dengan eksperimentasi musik dan lirik puitis yang mengutip kata-kata mutiara dari pujangga terkenal.

Majalah MTV Trax edisi perdana tahun 2002 menobatkan Dhani sebagai salah satu “25 Musisi/Grup Paling Berpengaruh dalam Musik Indonesia.” Majalah Rolling Stone juga menempatkannya ke dalam daftar “The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa.”

Lahir di Surabaya, Ahmad Dhani adalah anak pertama dari tiga bersaudara dari pernikahan Eddy Abdul Manaf bin Rusta Sastra Atmadja yang merupakan seorang diplomat berdarah Sunda, asal Garut – Jawa Barat, dengan Joyce Theresia Pamela Kohler, seorang Indonesia keturunan Jerman. Kakeknya, Jan Pieter Friederich Kohler adalah keturunan Jerman lahir di Hindia Belanda pada tahun 1883. Kakak tiri Dhani, Dadang S. Manaf adalah musisi Indonesia dan merupakan pengaruh besar pada minat musik Dhani sejak masa kecilnya. Ayah Dhani membelikannya keyboard ketika ia masih muda dan membayar untuk les musik, sangat membujuk dia dan berharap bahwa Dhani akan unggul dalam hal musik klasik. Dia sangat terpengaruh oleh band rock Inggris Queen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here