Tol Bocimi akhirnya dioperasikan setelah 21 tahun mangkrak, gratis seminggu…

SOLORAYA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian ruas Tol Ciawi-Cigombong pada siang ini. Ruas tol dengan panjang 15,3 kilometer ini merupakan bagian dari jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi). Pemerintah menggratiskan tarif Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi I yakni dari Ciawi-Cigombong selama seminggu.

Dikutip dari akun Instagram-nya, inilah postingan Jokowi saat meresmikan tol tersebut.

Sukabumi di Jawa Barat itu punya semuanya: ada geopark, pantai, dan gunung.

Masalahnya di mana? Perjalanan ke Sukabumi, terutama dari Bogor, macetnya bukan main. Dalam keadaan normal saja bisa lima jam, bahkan kadang sampai tujuh jam. Karena itulah, Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dibutuhkan.

Tapi kemudian, pembangunan Jalan Tol Bocimi yang sudah ditetapkan sejak 1997, lebih 20 tahun lalu, juga terbengkalai. Investor pembangunannya beberapa kali berganti.

Tahun 2015 lalu, pemerintah memulai negosiasi untuk mengambil alih pembangunannya. Negosiasinya alot, sampai setahun lamanya. Barulah di awal 2016, pembangunan konstruksi jalan tol bisa dimulai.

Alhamdulillah, kemarin saya meresmikan beroperasinya Jalan Tol Bocimi Seksi I yang menghubungkan Ciawi sampai Cigombong sepanjang 15,35 kilometer. Jalan Tol Bocimi sendiri panjang keseluruhan 54 kilometer, yang diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2020, bersamaan dengan rampungnya jalur kereta api rel ganda dari Bogor ke Sukabumi yang pembangunannya juga sedang berjalan.

Peresmian Tol. (Instagram/Jokowi)

Dalam peresmiannya, Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri Kabinet kerja, seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hingga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Selain itu dijadwalkan hadir juga Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) I Gusti Ngurah Putra.

Baca juga  Cerita Ratna Sarumpaet Dilarang Diskusi Bareng Rocky Gerung

“Dengan mengucap Bismillah saya resmikan jalan Tol Ciawi-Cigombong jalan Tol Ciawi -Sukabumi,” ujarnya dalam acara peresmian jalan tol Ciawi Sukabumi seksi 1 di Gerbang Tol Cigombong 1, Sukabumi, Bogor, Sabtu (1/12/2018).

Menurut Jokowi, pembangunan tol ini sedianya dimulai pada 1997. Namun karena proses pembebasan lahannya yang sulit, akhirnya pembangunan pun mangkrak.

Tak hanya itu, kepemilikan saham PT Trans Jabar Tol, selaku pengelola jalan tol ini, juga sempat berpindah-pindah tangan. Mulai dari Konsorsoum Bukaka Teknik Utama, Bakrie Group,hingga akhirnya dikuasai Waskita Karya.

Namun, karena tak kunjung menunjukkan perkembangan signifikan. Presiden Joko Widodo pada 2015 lalu akhirnya memerintahkan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, melalui anak usahanya, Waskita Toll Road, mengambil alih proyek ini.

Baca juga  PKS Sebut Sandi Uno Santri Era Pos-Islamisme, Netizen: Belinya Dimana Mas?

“Penetapan sejak 1997 sudah ganti investor berapa kali. Kemudian 2015 kita mengambil alih dengan negosiasi yang alot. Baru awal 2016 betul-betul di lapangan konstruksi pembebasan lahan bisa dilakukan,” terangya.

Kabar yang dikutip dari CNN Indonesia menyebutkan, Tol Bocimi sendiri terbagi ke dalam empat seksi. Seksi pertama adalah Ciawi-Cigombong dengan panjang 15,4 km.

Khusus ruas tol yang akan diresmikan ini, konsesinya dipegang oleh anak usaha PT Waskita Karya (Persero). Adapun total nilai investasinya adalah mencapai Rp7,7 triliun.

Kemudian Seksi 2 Cigombong–Cibadak sepanjang 11,98 kilometer, Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang 13,7 kilometer. Dan terakhir adalah Seksi 4 Sukabumi Barat–Sukabumi Timur sepanjang 13,05 kilometer.

Berdasarkan data monitoring Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Seksi 3 dan 4 ruas tol yang diambil alih PT Waskita Toll Road pada 2015 lalu itu masih menunjukkan angka 0% baik untuk pembebasan lahan maupun konstruksi. Sementara untuk pembebasan lahan Seksi 2 baru mencapai 20,63% dan 0% untuk pekerjaan konstruksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here