Ratu Wushu Indonesia Lindswell Kwok menikah bulan ini

SOLORAYA.COM – Mantan atlet wushu di Asian Games 2018 Lindswell Kwok tak lama lagi bakal menikah dengan Achmad Hulaefi. Mereka berdua bakal menikah pada bulan ini, Desember 2018.

Rencananya, hari berbahagia keduanya bakal digelar di Jakarta, Minggu (9/12/2018). Ratu Wushu Indonesia itu memang diketahui sudah lama memiliki hubungan dekat dengan Hulaefi, yakni sejak 2015 silam. Namun, keduanya dikabarkan mulai resmi berpacaran sejak 2017 sebelum secara terang-terangan menunjukkan kedekatan mereka di hadapan publik saat Asian Games 2018 lalu.

Lindswell Kwok. (Instagram)

Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Ngatino mengaku sudah mendengar kabar bahagia tersebut. Bahkan, ia menyebut Lindswell dan Hulaefi sendiri langsung yang mengirimkan undangan pernikahannya.

“Itu sebenarnya hak privasi masing-masing kalau menikah. Waktu mereka berdua mengantarkan undangan ke saya Jumat (30/11), terus saya bilang semoga semua lancar dan bahagia,” kata Ngatino, Selasa (4/12/2018).

“Setelah ke saya, mereka juga ke Pak Ketua Umum [Airlangga Hartarto] untuk kasih undangan. Mereka menikah hari Minggu ini, tanggal 9 di Jakarta,” sebutnya.
Penisun jadi pendekar

Ngatino juga sempat menanyakan masa depan Lindswell di wushu setelah menikah. Dengan tegas, lanjut Ngatino, Lindswell menyebut keinginannya untuk pensiun sebagai atlet wushu nasional.

“Terus dia ditawari PNS juga tidak mau, mau fokus bisnis katanya. Tapi dia karena awalnya dari wushu dia tetap akan berkecimpung di wushu tapi tidak jadi atlet, mungkin jadi pelatih,” ujar Ngatino.

Baca juga  Sopir digoda hantu hingga mobilnya masuk kuburan, ternyata begini kisah sesungguhnya…
Lindswell Kwok. (Instagram)

Pesan Ngatino kepada Lindswell yang meraih medali emas di Asian Games 2018 itu yakni bahwa pewushu 27 tahun itu punya tanggung jawab moral untuk melahirkan atlet sekaliber dirinya yang sudah didapuk sebagai juara dunia.

“Dia [Lindswell] jawab, siap pak. Kalau Hulaefi saya tanya dia bilang untuk SEA Games siap dipanggil lagi karena ajang multievent terdekat ya SEA Games akhir tahun depan,” terang Ngatino.

CNN Indonesia memberitakan, Hulaefi enggan membeberkan soal rencana bahagianya bersama Lindswell. Ia memilih untuk menutup rapat kabar bahagia tersebut.

“Saya belum bisa ungkapkan semuanya. Ini sudah terlanjur ramai, jadi nanti saja,” ucapnya.

Tentang Lindswell

Lindswell lahir di Binjai, 24 September 1991. Wanita cantik yang telah memutuskan jadi Mualaf ini telah mencatat berbagai prestasi saat mewakili Sumatera Utara dan Indonesia sebagai atlet muda wushu di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Lindswell Kwok. (Instagram)

Di ajang nasional, Lindswell meraih medali perak mewakili Sumatera Utara pada PON XVII di Kalimantan Timur, 2008. Di tingkat Kejurnas Junior, Lindswell meraih medali perak pada tahun 2005 dan memperbaiki prestasinya dengan meraih medali emas pada event yang sama pada tahun berikutnya.

Di bulan Agustus pada tahun 2006, Lindswell mewakili Indonesia di ajang World Junior Wushu Championships I [WJWC], sebuah kompetisi wushu internasional di level junior [15- under 18]. Kompetisi ini diadakan oleh International Wushu Federation [IWUF] dan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam ajang tersebut, Lindswell berhasil meraih medali perunggu.

Baca juga  Puluhan pelajar SD di Sukabumi keracunan bubur ayam Progras, ini gejalanya!!

Dua tahun berikutnya, 2008, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah World Junior Wushu Championships II [WJWC] yang diselenggarakan di Bali. Lindswell berhasil meraih medali emas.

Pada tahun 2009, Lindswell kembali mewakili Indonesia di ajang World Wushu Championships (WWC) di Ontario, Kanada. Lindswell meraih medali emas satu-satunya bagi Indonesia

Lindswell Kwok. (Instagram)

Di nomor Taijiquan, Lindswell meraih medali emas dengan menggungguli Ai Miyoka (Jepang) yang meraih medali perak dan Wen Chingni (Taiwan) yang meraih medali perunggu. Sementara di nomor Taijijian, giliran Wen Chingni meraih medali emas. Ng Shin Yi(Malaysia) menduduki tempat kedua dan meraih medali perak. Lindswell di nomor ini meraih posisi ketiga, meraih medali perunggu.

Atas pencapaian Lindswell ini, tim Indonesia meraih posisi kesembilan dengan satu medali emas, satu medali perak dan lima medali perunggu. Lindswell memberikan kontribusi satu medali emas dan satu medali perunggu.

Di ajang regional, SEA Games Laos 2009, Lindswell hanya meraih medali perak di nomor Taijiquan saat kalah poin dari atlet Malaysia, Chai Fongying. Di ajang Asian Games 2010 China, Lindswell gagal meraih target medali emas. Lindswell termasuk program “Ayo Indonesia” sebagai salah satu atlet muda berprestasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here