Asteroid berukuran 28 meter lewati bumi dengan jarak terdekat

SOLORAYA.COM – Asteroid berukuran 12 hinggga 28 meter diperkirakan telah melewati bumi dan berada pada jarak terdekatnya pada Senin 3 Desember 2018 pukul 18.49 WIB tadi.

Meskipun Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) memastikan bahwa lintasan asteroid terebut tidak akan menabrak bumi, tapi lembaga tersebut mengimbau untuk tetap mewaspadai bahaya potensi asteroid, terlebih di daerah padat penduduk.

Asteroid. (Pixabay)

Hal itu disampaikan mengacu pada kasus asterois seukuran 19,8 meter atau sekitar 65 kaki yang meledak di langit kota Chelyanbisk, Rusia pada 2013 lalu. Ledakan tersebut mengakibatkan jendela bangunan hancur dan pecahan kacanya menghujam warga sekitar.

Ahli antariksa dari Cornell University, Matija Cuk mengatakan asteroid kecil ini jarang memberikan dampak berarti dan tidak ada catatan akan menimbulkan korban jiwa.

Baca juga  Ngoceh Lagi, Aksi Tolak #2019GantiPresiden Rocky Gerung Bilang Begini

“Mengenai meteorit yang lebih kecil yang menabrak tanah, mereka adalah bahaya yang sangat rendah dan tidak ada manusia yang pernah dilaporkan dibunuh oleh meteorit kecil,” tutur Cuk.

Cuk sebagaimana dilansir The Express justru mengatakan polusi dan petir merupakan ancaman yang lebih berpotensi menimbulkan korban jiwa. Meskipun ia mengakui pernah mendengar kabar terbunuhnya seekor anjing akibat asteroid pada tahun 1911 di Mesir.

“Meski begitu, lalu lintas, polusi, dan bahkan kilat jauh lebih berbahaya daripada meteorit kecil,” terang Cuk.

Astronom baru-baru ini mengakui keberadaan asteroid yang tidak terdeteksi di galaksi. Bahkan beberapa di antaranya memberikan ancaman terhadap kehidupan di Bumi.

Para peneliti dari Universitas Madrid memprediksi kemungkinan asteroid besar yang terpecah menjadi bagian-bagian yang akan menuju ke Bumi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here