Penjelasan lengkap RS Siloam terkait amblesnya Jalan Gubeng

SOLORAYA.COM – Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya diduga karena adanya kesalahan pengerjaan proyek basement yang sedang dilakukan oleh Rumah Sakit (RS) Siloam. Terkait tudingan itu, pihak rumah sakit milik Lippo Group itu pun akhirnya angkat bicara.

Adapun penyebab amblesnya jalan tersebut diungkapkan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho yang menyebut bahwa peristiwa amblasnya tanah di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, pada Selasa (18/12/2018) malam, disebabkan oleh kesalahan konstruksi pembangunan rumah sakit, bukan gempa.

Menurut Sutopo, pembangunan rubanah atau basement rumah sakit itu tidak menggunakan dinding penahan atau retaining wall. Walhasil, terjadi dua kali amblasan tanah, yakni pukul 21.41 WIB dan 22.30 WIB, dan menghasilkan cekungan dengan kedalaman 30 meter dengan lebar 8 meter.

Amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng Surabaya lanjut Sutopo, lebih disebabkan kesalahan konstruksi. Dinding penahan jalan (retaining wall) tidak mampu menahan beban. Apalagi saat musim hujan begini sehingga ambles. Jadi tidak ada kaitan dengan sesar gempa atau patahan Surabaya dan Waru.

Baca juga  Rekrutmen PPPK 2019, ini syarat, gaji, tunjangan dan kewajibannya

Terkait dengan hal tersebut, pihak RS Siloam melalui General Affair Manager Budijanto Surjowinoto angkat bicara. Budijanto membenarkan bahwa di belakang gedung RS itu memang sedang ada pengerjaan proyek sarana ritel dan saran kesehatan.

Namun, kata dia, proyek itu sepenuhnya merupakan tanggung jawab pihak kontraktor yakni PT Nusantara Konstruksi Engineering (NKE) dan RS Siloam hanya akan menjadi pihak penyewa.

“Sedang dilakukan proyek sarana ritel dan sarana kesehatan oleh pemilik proyek. RS Siloam hanya sebagai pengguna atau penyewa, jika bangunan tersebut sudah selesai pengerjaannya,” kata Budijanto dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut akibat kejadian ini, kata Budijanto, pihak PT NKE pun bakal memastikan keamanan di sekitar lokasi. PT NKE juga berjanji akan segera mungkin melakukan perbaikan jalan tersebut.

Baca juga  Terancam Hukuman 1 Tahun. Kemenhub Murka Neno Warisman Curhat Pakai Mik Pesawat Lion Air

“PT NKE sebagai kontraktor proyek telah berkoordinasi dengan PT Bina Marga kantor wali kota Surabaya, dan semua instansi agar jalan dapat berfungsi kembali,” ujar Budijanto sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia.

Pelayanan di RS Siloam sendiri, kata Budijanto, tetap berjalan seperti biasa. Seluruh pasien juga sedang dalam kondisi yang aman.

“RS Siloam Surabaya memastikan bahwa seluruh pasien yang sedang dalam perawatan di Rumah Sakit tetap dalam kondisi aman dan RS tetap beroperasi seperti biasa,” ujarnya.

Budijanto juga menyampaikan, RS Siloam berharap agar musibah ini dapat segera diselesaikan dan mendukung sepenuhnya investigasi yang dilakukan oleh instansi terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here