Via Vallen dilempar handphone saat konser, begini cerita sesunggunya…

SOLORAYA.COM – Penyanyi cantik yang sedang naik daun, Via Vallen belum lama ini mengalami kejadian yang kurang begitu mengenakkan.


Sebagaimana dalam video yang diunggah Indonesia Ekspos di YouTube, Via Vallen tengah manggung dalam rangka HUT ke-101 Kabupaten Karanganyar pada Sabtu (24/11/2018) lalu. Dia juga berduet dengan si cantik Nella Kharisma di konser tersebut.

via vallen. (Instagram)

Usai duet, Via kemudian bernyanyi secara solo. Dia pun menerima ajakan penonton yang memintanya untuk berfoto.

Penonton menaruh handphone ke atas panggung dan Via mengambilnya. Dia berbicara dalam bahasa Jawa lalu kemudian selfie bersama penonton.

Penonton kian riuh dan antusias usai Via selfie bersama. Lalu ada permintaan dari penonton lainnya untuk selfie bersama pelantun ‘Meraih Bintang’ itu.

Karena jaraknya yang cukup jauh dari panggung, Via melihat penonton tersebut memberikan handphone kepada orang yang ada di depannya. Tapi penonton itu malah melemparkan hanpdhone kepada Via.

Wes diomongi ojo diuncalno (sudah dibilangin jangan dilempar). Sampek jongkok-jongkok gini, Mas,” ujar Via dalam video itu.

Melalui bantuan asisten, handphone itu diambil. Via pun meladeni permintaan selfie lalu mengembalikan handphone itu kembali ke penonton.

Penyanyi bernama asli Maulidia Octavia ini lahir di Surabaya, 01 Oktober 1991.

Via telah memulai karier di dunia menyanyi sejak umur 15 tahun. Kehadirannya di dunia hiburan Indonesia sering dianggap mirip dengan Penyanyi Pop Indonesia Isyana Sarasvati. Via memiliki penggemar setia dari berbagai kota yang selalu ada setiap Via tampil dimanapun dan menamakan diri mereka Vyanisty. Fanbase Vyanisty telah diresmikan pada tanggal 24 September 2010.

Debut single pertama Via dengan judul “Selingkuh” rilis secara nasional pada awal tahun 2015 hingga pada akhirnya nama Via Vallen melejit pada tahun 2017 berkat lagu fenomenal berjudul “Sayang” yang semakin membuat Via banyak dikenal oleh pecinta musik di tanah air. Saat ini video musik lagu berbahasa jawa tersebut telah ditonton lebih dari seratus juta kali di kanal Youtube. Hal ini merupakan salah satu rekor pencapaian yang luar biasa dalam karier Via Vallen sebagai penyanyi dangdut pendatang baru di Indonesia. Via juga adalah penyanyi dangdut yang menyanyikan theme song Asian Games 2018 Meraih Bintang.

Via juga terbilang sukses membawakan genre koplo dan mendapat julukan “Ratu Pop Koplo” karena lagu-lagu pop yang dibawakan dalam irama dangdut koplo bersama sejumlah grup musik dangdut terkenal seperti New Pallapa, SERA, Monata dan lainnya. Dari sekian banyaknya artis dangdut koplo, nama Via Vallen cukup populer untuk mendominasi. Kiprahnya pun semakin gemilang saat sejumlah stasiun televisi nasional mengundangnya untuk menjadi bintang tamu termasuk dalam acara Karnaval Inbox SCTV.

Baca juga  SKCK Syarat Capres Prabowo Dipersoalkan

Via bahkan pernah diundang dalam sebuah acara penghargaan yaitu Anugerah Dangdut Indonesia MNCTV 2016 dan berkesempatan manggung bersama sejumlah artis terkenal seperti Dewi Persik, Zaskia Gotik, Raffi Ahmad, Soimah Pancawati dan lainnya.

Via Vallen. (Instagram)

Selain punya fans bernama Vyanisty, Via Vallen juga punya artis yang ia gemari. Yakni, Beyonce dan Mariah Carey. Uniknya, Via mengaku belum mencintai dangdut ketika remaja, Via lebih menyukai genre musik pop rock. Contoh musisi yang disukainya yakni band asal Amerika Serikat, Evanescence, dan penyanyi Avril Lavigne. Memiliki fans dan pengemar yang banyak tak lantas membuatnya lupa diri. Via adalah tipe yang percaya bahwa kerja keras lah yang akan membawa kesuksesan.

Salah satu fakta unik lainnya yakni nama panggung Vallen juga diambil dari album pertama Evanescence yang berjudul Fallen. Talenta Via Vallen akhirnya tercium oleh Sera, salah satu orkes dangdut yang hits di tanah air dan ia bergabung sama Sera pada tahun 2008. Berkat gaya dan kualitas vokalnya, membuat nama Via Vallen semakin melambung. Via panggung dari kota ke kota. Bahkan tampil di layar kaca hingga ke luar negeri yakni konser Hongkong dan Tiongkok pada tahun 2016.

Via adalah asli Jawa, berdarah Bandung dan Aceh. Keturunan Bandung-Aceh berasal dari ibunya. Via memulai karier di dunia hiburan sejak duduk di kelas 2 SMP. Mulanya sejak kecil Via sudah hobi bernyanyi. Sejak kelas 5 SD Via sudah mengikuti manggung bersama ayahnya yang seorang musisi dangdut, cuma masih dihitung sebagai penyanyi yang sedang belajar. Namun jauh sebelum terjun ke musik dangdut, Via sendiri lebih tertarik dengan musik-musik pop. Perlahan, ia pun mulai diarahkan ke jalur dangdut oleh kedua orang tuanya yang kebetulan ayahnya juga seorang musisi dangdut.

Baca juga  Ini isi debat Ahmad Dhani versus Ngabalin di TV

Via sukses merilis single pertamanya yang berjudul ‘Selingkuh’ pada tahun 2015. Selanjutnya berturut-turut Via mengeluarkan single-single terkenal seperti ‘Secawan Madu’, ‘Sakit Sakit Hatiku’, ‘Baper’, ‘Peternak Luka’ dan masih banyak lagi. Termasuk merilis album pertama berjudul The Names pada tahun 2016.

Nama Via Vallen semakin melambung karena berhasil memenangkan penghargaan SCTV Music Awards 2017 dalam kategori Penyanyi Dangdut Paling Ngetop 2017. Via juga sukses menjadi Penyanyi Dangdut Solo Wanita Terpopuler dalam kompetisi Indonesian Dangdut Award (IDA) 2017.

Pada tahun 2018, Via berpartisipasi menyanyikan salah satu lagu resmi untuk Pesta Olahraga Asia 2018 (Asian Games 2018) berjudul “Meraih Bintang”. Lagu tersebut merupakan ciptaan Parlin Burman Siburian (gitaris BIP) yang memadukan lagu pop modern dengan dangdut, bernapaskan semangat meraih kemenangan dengan cara sportif di mana seorang atlet harus berusaha semaksimal mungkin untuk meraih prestasi terbaik.

Stylenya yakni dengan tampil lewat style yang lebih segar, muda, dan modern. Ciri khas yang diusung yaitu perempuan Korea atau gaya Harajuku ala Jepang. Meski penampilannya sempat dikomentari, uniknya Via mencirikan khas penampilan yang simpel dan kekinian yakni juga goyangan dengan style tersendiri dan tidak keterlaluan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here