Hercules Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya!!

SOLORAYA.COM – Jawara Tanah Abang yang ditakuti banyak orang, Hercules Rosario Marshal alias Hercules ditangkap Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat (Jakbar). Pria dengan kisah-kisah sangar ini ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya, kawasan Kembangan pada Rabu (21/11/2018) sore.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan, penangkapan Hercules lantaran diduga terkait kasus pendudukan tanah di Kalideres oleh puluhan preman.

Dalam kasus pendudukan tanah ada 23 orang preman yang ditetapkan sebagai tersangka. Dari 25 orang yang ditangkap, polisi menetapkan 23 orang sebagai tersangka.

Dari puluhan preman yang ditangkap, 10 di antaranya mengaku berasal dari kelompok Hercules. Hengki memastikan akan mengejar otak dari kasus pendudukan tanah tersebut.

“Kami sudah tangkap 10 orang, yang mengaku dari kelompok Hercules. Ini juga terpampang di papan. Karena itu, kami akan kejar terus siapa yang menyuruh melakukan, siapa yang memimpin. Artinya, akan kami tindak tegas,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Senin (12/11) lalu sebagaimana yang ditulis DetikNews.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang perusakan juncto Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. Para tersangka juga dijerat dengan Pasal 167 KUHP tentang memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.

Siapa Hercules?

Di jagad per premanan, nama memang sudah tidak saing lagi. Beberapa waktu lalu Tempo sempat melansir, Hercules diduga memiliki aset berlimpah berupa rumah mewah dan uang berjumlah miliaran rupiah.

Baca juga  Yenny Wahid Hardik PKS: Kalian yang Mulai Isu SARA, Tanggung Jawab!

Di Perumahan Kebon Jeruk Indah, Jakarta Barat, misalnya. Meski luas tanahnya sama dengan rumah lain, sekitar 200 meter persegi, tapi dari segi ukuran dan kemewahan, tak terbantahkan bahwa rumah bernomor E12 ini yang paling “wah”.

Sepak Terjang Kesangaran Hercules

Hercules Bergabung di Kopassus sekitar 1983 di Flamboyan, bekas hotel di Baucau yang dijadikan markas Kopassus dalam Operasi Seroja menjadi catatan bersejarah dari mana nama besar Hercules melambung.

Bertugas di bidang logistik, Hercules memiliki tanggung jawab besar guna menyiapkan beras, makanan, hingga mengawal pengiriman logistik bersama Kopassus di pos – pos garis terdepan. Profesinya terbilang cukup beresiko tinggi. Penghadangan hingga ancaman kematian menjadi keseharian bagi Hercules di daerah perbatasan.

Gugur dalam Operasi Seroja pada 1988, Hercules dilarikan ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. Tak berhenti sampai di sana. Seusai perawatan, Hercules dipindahkan ke Hankam Seroja, wadah penyandang cacat yang gugur dalam Operasi Seroja untuk mendapatkan pelatihan keterampilan.

Saat berada di Jakarta, kisah Hercules berubah. Ia beralih sebagai preman yang sangat ditakuti se-antero Jakarta dengan pusat konsentrasi wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pusat konsentrasi Hercules pun sering kali disebut ‘lembah hitam’ manakalah sering kali pertarungan antar daerah preman terjadi hingga menewaskan korban setiap harinya. Lembah hitam Hercules pun berhasil menaungi 17.000 pasukan yang tersebar di seluruh Jakarta.

Baca juga  Asteroid berukuran 28 meter lewati bumi dengan jarak terdekat

Ketakutan masyarakat terhadap Hercules pun berdasar. Hercules yang mengaku kebal peluru meski diisukan mendapat ilmu dari Badui Dalam bahkan lolos dari jeratan maut walaupun mendapatkan 16 bacokan dan tembakan ke mata hingga bagian belakang menjadi ingatan hitam bagi antero Jakarta terhadap Hercules

Dermawan

Meski dikenal lantaran kegarangannya, Hercules ternyata tak kurang – kurangnya memberikan sebuah contoh baik. Kumparan melansir, ia tak segan membantu Lembaga Pendidikan Kesekretariatan Saint Mary saat mendapatkan kesulitan dana hingga memberikan bantuan finansial dan materil di beberapa kegiatan masyarakat.

Di samping itu, walaupun tak berpendidikan tinggi, Hercules mampu menyekolahkan anaknya di sekolah tingkat internasional yang terbilang cukup bonafit.

Pasca keterlibatannya dalam Operasi Seroja, Hercules pun menerima penghargaan bintang Seroja dari pemerintah atas Operasi Seroja di Timor – Timor. Beberapa isu yang mengambarkan kedekatannya dengan Prabowo Subianto saat bersama dari Timor – Timor sebagai alumni seperjuangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here