Harimau Gunung Lawu teror warga Jatiyoso

SOLORAYA.COM – Warga kawasan lereng Gunung Lawu, tepatnya di Dusun Gondang, Desa Wonorejo Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar saat ini tengah bersiaga. Hal itu menyusul adanya 18 ekor kambing ternak milik warga setempat yang menjadi korban keganasan binatang buas yang diduga harimau Gunung Lawu.

Peristiwa tersebut diketahui setelah sejumlah warga melihat seekor harimau berlari dari kandang kambing milik warga lainnya pada hari Kamis (22/11) sekira pukul 05.00 WIB. Nah, Setelah dicek ternyata ada belasan kambing mati dengan penuh luka dan darah. Warga yang bernama Faizin (40) kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Jatiyoso pukul 09.00 WIB.

harimau. (Ilustrasi/Pixabay)

Kapolsek Jatiyoso, Karanganyar, Iptu Subarkah mengatakan, setelah mendapatkan laporan warga, pihaknya bersama Camat Jatiyoso, Budi Santosa dan Bhabinkamtibmas, mendatangi lokasi kejadian. Pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi, hingga diperoleh keterangan.

Baca juga  Menohok ! Fahri : Rakyat Korban Gempa Itu Bukan Stuntman. Netizen Lombok: Kami Butuh Kerja Nyata, Bukan Provokasi

“Jadi pada hari Rabu sekitar pukul 05.00 WIB ada warga yang melihat seekor harimau yang berlari dari dalam kandang kambing milik korban. Setelah dicek ternyata kambing-kambing milik korban sudah mati dengan luka bekas terkaman di leher. Warga kemudian mencari alat seadanya untuk mengusir harimau,” ujarnya sebagaimana dilansir Radar Solo.

Sampai saat ini warga masih siaga dengan adanya kejadian tersebut. Dikarenakan binatang buas tersebut tidak hanya sekali datang ke permukiman, terhitung sudah tiga kali.

Dari kejadian tersebut, kata Kapolsek, 18 ekor kambing milik warga mati diterkam. Warga juga merasa resah karena binatang yang sangat membahayakan. Mereka juga tidak berani bertindak atau membunuh binatang tersebut, karena termasuk jenis hewan yang dilindungi.

Baca juga  Jokowi Bakal Percepat Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu

“Adanya binatang buas yang turun ke permukiman penduduk ini kita duga akibat kebakaran hutan di sekitar Desa Wonorejo. Kami imbau masyarakat agar selalu waspada. Kami akan segera berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangani kasus harimau yang memangsa hewan ternak milik warga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here