Gara-gara ngebut, McGregor didenda Rp16 juta

SOLORAYA.COM – Nasib apes bin sial dialami petarung yang juga mantan juara kelas berat dan ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Conor McGregor. Gara-gara ngebut, si brewok ini dapat hukuman berupa larangan mengemudi selama enam bulan dan denda yang setara dengan Rp 16 juta, yakni €1.000.
Mc Gregor kedapatan ngebut di jalan N7 di antara Limerick dan Dublin, Republik Irlandia, dengan menggunakan Range Rover biru muda.

Cornor McGregor. (Twitter)

Di jalan tersebut petarung 30 tahun itu memacu kendaraannya hingga 150 kilometer per jam pada 11 Oktober 2017 sekitar pukul 22.57. Padahal jalan itu merupakan zona 100 kilometer per jam.

Karena tindakannya itu McGregor dianggap bersalah karena mengebut serta tidak memiliki surat izin mengemudi. Dalam sidang yang digelar pada pekan lalu McGregor hadir.

McGregor sebagaimana dilansir Independent meminta maaf atas perbuatannya itu. Hakim Desmon Zaidan juga terkejut dengan catatan 12 pelanggaran lalu lintas yang dimiliki McGregor saat masih remaja.

Baca juga  Kocak, Cuitan Warganet Ini Ramaikan Twitter #RecehkanAsianGames

Karena itu juga Desmond Zaidan menilai seharusnya McGregor bisa mendapat hukuman yang lebih serius.

“Semakin tinggi kecepatan, semakin besar risikonya. Kecepatan membunuh dan itulah yang membuat ngebut berbahaya,” tutur Zaidan.

“Ketika ngebut salah, konsekuensinya adalah bencana dan bisa mengubah hidup, tidak ada pertanyaan tentang itu,” tambah Zaidan.

McGregor sendiri sosok yang tidak asing dengan ruang sidang. Pada bulan April lalu ia muncul di pengadilan New York City setelah ia dituduh melakukan kejahatan kriminal terkait dengan peristiwa pelemparan troli yang terkenal di Brooklyn Barclay’s Center.

Saat ini McGregor masih dalam masa hukuman Komite Atletik Nevada (NAC) lantaran terlibat dalam kerusuhan usai UFC 229 setelah kalah submission dari Khabib Nurmagomedov pada Oktober lalu.

Baca juga  Rektor dipolisikan mahasiswa gara-gara melempar draf disertasi

Pada tahun 2008, McGregor mulai karier mixed martial arts (MMA) dan pada tahun 2012, ia memenangkan kedua Kejuaraan kelas Kandang Warriors Bulu dan Ringan , Memegang kedua gelar juara secara bersamaan di UFC. Di tahun 2015, Pada UFC 194, ia mengalahkan Jose Aldo untuk kelas UFC Featherweight Championship melalui waktu  tiga belas detik ke putaran pertama. Ini adalah kemenangan tercepat di UFC dalam sejarah.

Pada tahun 2016 setelah mengalahkan Eddie Alvarez untuk UFC Ringan di Kejuaraan UFC 205, McGregor menjadi petarung pertama dalam sejarah UFC untuk memegang gelar dalam dua divisi berbeda secara bersamaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here