4 Fakta Kucing Persia Pesek yang Menarik untuk Diketahui

….Kategori Hobi Kucing ini adalah kolaborasi antara SoloRaya.Com dengan website sukakucing.com. Daftar artikel hobi kucing, cek di sini.

Kucing persia pesek – Salah satu ciri kucing persia adalah hidungnya yang pesek. Hidung yang pesek inilah yang membuat kucing persia akan tampak sangat menggemaskan. Oleh sebab itulah banyak yang menyukai memelihara kucing persia dibandingkan dengan kucing yang lainnya.

Jika manusia kebanyakan menyukai orang yang mancung, berbeda dengan kucing ini. Sebab semakin pesek hidungnya semakin disukai kucing tersebut bahkan harganya semakin mahal. Kucing persia yang identik dengan hidung yang pesek adalah kucing Flatnose dan Peaknose, sedangkan untuk jenis kucing yang lainnya memang memiliki kucing yang pesek namun tidak se pesek kedua kucing tersebut. Sebelum memelihara kucing persia pesek, simak beberapa faktanya berikut ini:

Ciri Fisik Kucing Persia Pesek

4 Fakta Kucing Persia Pesek yang Menarik untuk Diketahui

Hal pertama yang harus Anda ketahui tentang kucing persia ini adalah ciri fisiknya. Banyak masyarakat yang belum mengetahui ciri fisik dari kucing persia ini sehingga mereka sering salah menyebutkan antara kucing persia dengan kucing Angora. Berikut ini adalah fakta dari ciri kucing persia pesek yang wajib untuk Anda ketahui:

Bentuk Kepala

Bentuk kepala kucing persia terutama yang memiliki hidung pesek seperti Flatnose atau Peaknose ini berbeda. Bahkan ada yang salah menyebut antara kucing Flatnose dengan Peaknose ini. Khusus untuk kucing Peaknose memiliki bentuk kepala yang bulat. Kepala bulat tersebut disertai dengan hidung pesek ke dalam, bahkan hidungnya pesek extreme. Berbeda dengan Flatnose yang hidungnya sedikit pesek dengan kepala yang agak kotak.

Bentuk Tubuh

Kucing Persia memiliki bentuk tubuh yang gemuk dan agak chubby bahkan cenderung bulat bentuk tubuhnya. Kakinya pendek dan kuat sedangkan kucing lainnya mungkin memiliki kaki yang lebih panjang dibandingkan kaki kucing yang lainnya.

Wajah

Kucing Peaknose ini memiliki wajah yang unik dimana adanya kerutan di atas hidungnya dna matanya menonjol seperti alien. Wajah Peaknose disebut-sebut sebagai wajah kucing persia terlucu dibandingkan dengan yang lainnya, kemudian di susul dengan kucing persia jenis Flatnose.

Sifat dan Karakter

Kucing Persia Pesek

Untuk bisa memelihara kucing persia dengan baik Anda perlu memahami seperti apa karakternya. Dengan memahami karakternya Anda bisa tahu bagaimana cara terbaik untuk merawatnya dan memeliharanya. Untuk kucing hidung pesek jenis Flatnose, jenis ini sangat agresif bahkan sangat aktif dibandingkan dengan kucing persia yang lainnya dan Flatnose ini merupakan teman yang cocok untuk diajak bermain. Flatnose akan suka mengajak majikannya untuk bermain dan bersikap aktif.

Sedangkan untuk kembarannya jenis Peaknose, sifatnya berbanding terbalik dengan Flatnose yang pemalas dan tidak suka bergerak dan cenderung penyendiri. Peaknose akan mudah sekali stress, agar dia bersikap aktif dan tidak malas perlu untuk memberikannya mainan di sekitarnya agar dia bisa bermain dan tidak mudah stress atau gelisah. Ketika Peaknose ini gelisah dia akan hiperaktif sehingga sulit untuk menenangkannya.

Penyakit

kucing persia sakit
kucing persia sakit

Kucing Persia adalah salah satu kucing yang mudah sekali sakit, alasannya adalah kucing ini memiliki daya tahan tubuh yang lemah dibandingkan dengan kucing yang lainnya. Pemberian vitamin dan check ke klinik hewan secara 3 bulan sekali secara rutin diperlukan untuk menjaga kucing ini selalu aktif dan sehat. Anda yang memiliki kucing persia pesek (Flatnose dan Peaknose) perlu mewaspadai berbagai penyakit yang sering menyerang kucing tersebut di bawah ini:

Sinus

Sinus kucing dengan manusia itu berbeda. Jika sinus pada manusia menyerang hidung, sedangkan sinus pada kucing ini menyerang mata. Penyakit sinus ini akan membuat kucing akan mudah sekali mengeluarkan air mata secara berlebihan. Jika dibiarkan, air mata yang berlebihan akan menggumpal kemudian mengering dengan sendirinya di sekitar hidung. Jika sudah begitu kondisi kesehatan kucing persia Anda akan terganggu misalnya saja kucing Anda akan mengalami gangguan pada saluran napasnya bahkan bisa menyebabkan sesak napas. Jika kucing mengeluarkan cairan mata berlebihan segeralah atasi penyakit tersebut dengan cara alami atau membawanya ke dokter hewan. Sering-seringlah membersihkan air mata kucing tersebut agar tidak menjadi menggumpal.

Anomali Gigi dan Gusi

Penyakit yang akan menjangkiti Flatnose dan Peaknose adalah anomali gigi dan gusi. Bentuk gigi dan gusi pada kucing tersebut menjadi tidak normal ketika mulutnya tertutup. Hal itu bisa disebabkan oleh sempitnya rongga hidung akibat sinus tersebut.

Demam

Kesehatan yang bisa menjangkiti selanjutnya adalah demam. Karena daya tahan tubuh yang rendah dibandingkan kucing yang lainnya kucing ini akan mudah sekali terkena demam. Mengonsumsi vitamin dan penambah nafsu makan dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuhnya tetap stabil. Ketika sedang demam Anda bisa melakukan perawatan sendiri di rumah dan jika demam tidak kunjung mereda Anda bisa membawanya ke klinik hewan atau ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan.

Harga

harga kucing persia pesek
harga kucing persia pesek

Harga kucing persia pesek ini beragam dimana mulai dari umur 3 bulan kucing persia tersebut sudah  bisa dijual. Vaksin kucing persia pun cenderung mahal sehingga harga kucing yang sudah di vaksin atau belum di vaksin akan berbeda hingga jutaan rupiah. Misalnya saja harga kucing persia Peaknose umur 3 bulan kondisi belum vaksin dijual mulai dari 8 juta rupiah dan yang belum vaksin 6 juta rupiah. Kucing persia Flatnose dijual mulai dari 7 juta dan 5 juta rupiah.

Apakah Anda tertarik untuk memelihara kucing persia ini?, jika iya Anda harus tahu bagaimana cara merawatnya dengan baik agar kucing tersebut selalu sehat dan menggemaskan. Jangan sampai ketika berada di tangan Anda, kucing persia pesek tersebut justru sakit-sakitan dan kondisinya menjadi menyedihkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*