4 Cara Menurunkan Berat Badan di Bulan Puasa

Salah satu manfaat menjalankan ibadah puasa adalah  manfaat kesehatan.Sebab, pada bulan puasa ini, umat Muslim dilarang untuk makan dan minum di siang hari hingga sekitar  jam lamanya. Dengan mengelola asupan makanan dan minuman, orang yang menjalankan ibadah puasa bisa memberi banyak perhatian pada konsumsi makanan yang dilakukan.

Nah, bulan puasa juga bisa digunakan sebagai kesempatan untuk menjalankan diet agar berat badan turun. Agar program diet pada bulan puasa berjalan baik, berikut empat langkah yang bisa dilakukan untuk menjalankan program diet selama berbuasa:

1. Memperbanyak minum air putih

 Saat berpuasa berjam-jam, sudah pasti tubuh akan kehilangan banyak cairan. Untuk itulah, pada saat berbuka dan sahur , dianjurkan untuk banyak minum air putih agar orang yang berpuasa bisa menjaga hidrasi tubuh.

Selain itu, dengan banyak meminum air putih, perut jadi lebih gampang penuh dengan demikian akan membantu menahan dorongan keinginan mengonsumsi makanan saat sedang berpuasa.

air putih

air putih

2. Konsumsi buah dan sayur

Pada saat berbuka atau sahur, sangat disarankan mengonsumsi buah dan sayur. Kandungan cairan dan serat yang ada pada buah dan sayur bisa membantu pencernaan tubuh selama menjalankan puasa.

Hal tersebut disarankan Konsultan saluran pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB.

“Mengonsumsi sayur dan buah untuk pemenuhan kebutuhan cairan karena saat puasa kurang minum. Selain itu unsur seratnya juga biar tak susah buang air besar,” kata dr Ari.

Manfaat lain dari mengonsumsi buah dan sayuran saat berbuka dan sahur adalah menyeimbangkan konsumsi lemak yang masuk dalam tubuh.  Keberadaan serat dari buah dan sayur membantu mengurangi penyerapan lemak jahat terutama kolesterol pada tubuh.

buah dan sayur

buah dan sayur

3, Jauhi gorengan

Gorengan menjadi salah satu menu makanan paling dicari orang saat berbuka puasa. Padahal makanan yang satu ini mempunyai nilai gizi yang tidak banyak serta mengandung lemak  yang tinggi.

Selain itu, gorengan juga tidak bisa cepat dalam meningkatkan kadar gula darah. Hal ini berakibat pada kecenderungan orang untuk menikmati gorengan dalam jumlah banyak.

“Gorengan memiliki tinggi kandungan lemak dari minyak goreng, yang akan menyumbang kalori tinggi pada tubuh dan memicu terjadinya lemak tubuh alias kegemukan,” kata dr AR Inge Permadhi, MS,SpGK dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) seperti dilansir dari detikhealth.

 4. Kurangi porsi saat berbuka

Sering terjadi ketika sudah waktunya buka puasa,  orang langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak karena memang sudah lama menahan lapar.

Perilaku seperti ini tidak disarankan ahli kesehatan. Boleh makan besar setelah waktu buka puasa tiba namun hal itu bisa dilakukan setelah setengah jam dari waktu mulai berbuka dan porsi makanannya pun jangan sampai berlebihan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: