Apa Saja Nutrisi yang Dikandung Tempe

Tempe adalah produk kedelai fermentasi yang merupakan pengganti daging para vegetarian yang populer. Namun, vegetarian atau tidak, tempe bisa menjadi makanan  tambahan bergizi untuk diet Anda.

Tempe mengandung protein yang tinggi, probiotik serta beragam vitamin dan mineral. Tempe merupakan merupakan sumber makanan serbaguna dengan berbagai manfaat kesehatan.

Apa itu tempe?

Tempe adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari kedelai yang telah difermentasi, atau dipecah oleh mikroorganisme. Setelah proses fermentasi, kedelai dimasukkan ke dalam cetakan kue sehingga menjadi tempe yang biasa dikonsumsi sebagai sumber protein para vegetarian.

Selain kedelai, tempe juga bisa dibuat dari varietas kacang lainnya, gandum atau campuran kedelai dan gandum.

Tempeh memiliki tekstur yang kering namun kenyal dan sedikit manis. Untuk memperoleh rasa yang lebih, maka tempe sering direndam terlebih dahulu. Tempe bisa dimasak dengan cara dikukus, tumis atau dipanggang.

Sama halnya dengan sumber protein tanpa daging lainnya, seperti tahu misalnya, tempe adalah pilihan populer di antara vegan dan vegetarian karena punya banyak nutrisi.

Tempe Kaya akan Banyak Nutrisi

Tempeh memiliki profil nutrisi yang mengesankan. Tingginya protein, vitamin dan mineral tapi rendah sodium dan karbohidrat.

tempetempe

Tempe. (authoritynutrition.com)

Tempe sebanyak 3 ons (84 gram) mengandung sejumlah nutrisi berikut ini:

  • Kalori: 162
  • Protein: 15 gram
  • Karbohidrat: 9 gram
  • Total lemak: 9 gram
  • Sodium: 9 miligram
  • Besi: 12% dari RDI
  • Kalsium: 9% dari RDI
  • Riboflavin: 18% dari RDI
  • Niacin: 12% dari RDI

Magnesium: 18% dari RDI

  • Fosfor: 21% dari RDI
  • Mangan: 54% dari RDI

Karena lebih padat dibanding produk kedelai lainnya, tempe menyediakan lebih banyak protein daripada beberapa alternatif vegetarian lainnya.

Misalnya, 3 ons (84 gram) tahu mengandung 6 gram protein, atau sekitar 40% protein dalam jumlah tempe yang sama.

Tempe juga merupakan sumber kalsium susu yang baik. Satu cangkir (166 gram) tempe berisi sekitar 2/3 kalsium yang ditemukan dalam satu cangkir susu utuh.

Tempe tidak untuk semua orang

Secara umum, tempe dan produk kedelai fermentasi lainnya dianggap aman bagi kebanyakan orang. Namun, bagi mereka yang alergi kedelai disarankan harus menghindari konsumsi tempe sepenuhnya.

Alasannya, mengonsumsi tempe bisa mempercepat respon alergi pada orang yang alergi terhadap kedelai yang mengakibatkan badan memiliki gejala gatal-gatal, bengkak serta sulit bernafas.

Selain itu, kedelai dianggap memiliki zat goitrogen yang dapat mengganggu fungsi tiroid. Penelitian menyebutkan kedelai hanya memiliki sedikit efek pada fungsi tiroid. Namun bagi orang yang fungsi tiroidnya terganggu disarankan mengonsumsi kedelai secukupnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: