Lumpia asli Semarang dan legendaris ada di kedai kecil ini

Lumpia adalah ikon kuliner di Semarang. Sejak ratusan tahun silam, lumpia sudah dikenal di ibu kota Provinsi Jawa Tengah tersebut. Bahkan, lumpia menjadi bagian dari peradaban Semarang masa lalu.

Bukti keberadaan lumpia di kota Atlas sejak ratusan tahun silam tersebut ada pada kedai kecil yang bernama Loenpia Semarang Gang Lombok no 11 yang letaknya tidak jauh dengan Klenteng Tay Kak Sie yang identik dengan kisah Laksamana Cheng-Ho ini.

Kedai Loenpia Semarang Gang Lombok sudah berusia ratusan tahun dengan pengelolaan yang sudah dilakukan oleh empat generasi. Generasi terakhir yang mengelola kedai kecil berusia ratusan tahun ini adalah Purnomo Usodo yang saat ini telah berusia 55 tahun.

Pria yang akrab disapa Untung mewarisi kedai Loenpia Semarang Gang Lombok dari ayahnya yang saat mewariskan kedai tersebut juga berusia 50 tahun. “Kalau dihitung dari keluarga pertama sudah satu abad lebih (usia kedai),” kata Purnomo seperti dilansir dari travel.kompas.com.

Kedai Loenpia Semarang Gang Lombok mulai buka dari jam 08.00 hingga 17.00 WIB. Ramai pengunjung mencapai puncaknya pada saat jam makan siang.

Untuk menjaga keaslian lumpia yang sudah berusia ratusan tahun ini, maka harus dibuat dengan cara tradisional. Selain itu, lumpia asli Semarang ini dibuat dengan tidak menggunakan pengawet. Ada dua rasa lumpia di kedai lumpia yang legendaris di Semarang ini yaitu lumpia rasa ayam dan udang.

lumpia

Kedai Loenpia Semarang Gang Lombok. (travel.kompas.com)

Lumpia rasa udang menjadi favorit di kedai Loenpia Semarang Gang Lombok. Lumpia rasa yang memiliki ukuran cukup besar dengan isi yang padat berisi irisan remon, telur serta udang. Isi lumpia yang padat pada lumpia rasa udan gini menghadirkan citar rasa rebung dan rempah lumpia.

Ditambah dengan renyahnya balutan kulit lumpa membuat pengunjung merasa kurang kalau hanya membeli satu lumpia dengan rasa udang ini. Lumpia legendaris ini juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh.

Pengujung tidak perlu khawatir kalau lumpia di kedai Loenpia Semarang Gang Lombok ini akan rusak kalau dijadikan oleh-oleh mengingat lumpia khusus yang sudah digoreng bisa tahan hingga tiga hari.

Sementara untuk lumpia basah di kedai ini bisa tahan hingga 24 jam. Satu lumpia asli Semarang baik yang sudah digoreng atau yang belum digoreng ini bisa dibeli Rp 15.000.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: