Gudeg Manggar yang beda rasa dengan Gudeg gori

Bahan utama makanan gudeg adalah gori atau nangka muda. Tapi ada juga gudeg yang dibuat tidak dengan gori tapi menggunakan bunga kelapa yang masih muda.Orang menyebutnya dengan manggar.

Nah, gudeg dengan bahan manggar ini adanya di Dusun Mangiran, Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Bantul. Pemilik gudeg Manggar ini adalah Bu Seneng. Tiap hari Bu Seneng menjual gudeg Manggar di Pasar Mangiran mulai 06.00 hingga 12.00 siang.

Diakui Bu Seneng, ia membuat gudeg Manggar sejak tahun 1980-an setelah ia menggantikan ibunya yang berjualan nasi namun tanpa ada gudeg Manggar. Lalu bagaimana membuat gudeg Manggar ini?

Menurut Bu Seneng, membuat gudeg Mangar menggunakan bumbu yang sama dengan gudeg gori. Bumbu-bumbu yang digunakan membuat gudeg Manggar seperti ketumbar, daun salam, jahe, laos, kemiri, bawang merah, bawang putih, merica juga pala.

Kemudian dilanjutkan proses memasak gudeg Manggar. Manggar yang telah dipilih di masak terlebih dahulu bersama ayam kampung. Kemudian manggar dimasak bumbu-bumbu yang sudah disiapkan dan santan.

Agar gudeg Manggar menjadi sajian makanan yang istimewa terutama agar rasa yang didapat bisa mantap, bisa dibutuhkan waktu memasak hingga sehari semalam. Menurut Bu Seneng, proses memasak gudeg Manggar yang sehari semalam itu untuk saat memasaknya bisa dari siang sampai sore hari.

Setelah itu, gudeg dibiarkan didalam tungku masak semalaman untuk kemudian dijual pada pagi harinya. Setelah proses memasak yang panjang tersebut, manggar yang berwarna kuning berubah menjadi coklat setelah menjadi gudeg.

gudeg-manggar

Gudeg Manggar. (Kompastravel)

Rasa gudeg Manggar pun tak kalah special dengan bahan utamanya. Gudeg Manggar bisa terasa lebih kasar dan kering. Hal ini jelas berbeda dengan tekstur gudeg gori yang terasa lembut dan manis. Gudeg Manggar tidak manis tapi cenderung gurih.

Pendamping utama gudeg Manggar adalah sambal terasi. Ini yang membedakan gudeg Manggar dengan gudeg gori. Keberadaan sambal terasi membuat gudeg Manggar terasa begitu pedas.

Bu Seneng juga menghadirkan makanan pendamping gudeg Manggar yaitu lauk berupa ayam kampung dan telur. Harga satu porsi gudeg Manggar dengan lauk ayam kampung mencapai Rp 15.000 hingga Rp 20.000.

Sedang untuk satu porsi gudeg Manggar dengan lauk telur harganya Rp 10.000. Bila pembeli ingin memesan, Bu Seneng menyiapkan paket gudeg kendel yang harganya sekitar Rp 250.000 berisi gudeg manggar 2,5 kilogram dan ayam satu ekor

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: