Ini menu Hybrid di angkringan Siti Hinggil The Hybrid

Dalam beberapa tahun terakhir, angkringan tidak lagi tampil dengan sederhana, tapi sudah menyesuakan perkembangan jaman yang berlangsung. Tampilan terutama tempat angkringan tidak lagi sederhana tapi sudah ditata menjadi modern.

Demikian pula dengan menu makanan dan minumannya yang tidak lagi sekedar nasi kucing, gorengan standar serta teh panas seperti angkringan 5-10 tahun lalu. Tapi angkringan sekarang sudah menghadirkan menu makanan dan minuman yang makin banyak jenisnya alias bervariasi.

Salah satu angkringan yang menampilkan angkringan dengan “wajah” modern adalah angkringan Siti Hinggil The Hybrid. Angkringan ini berada di jalan Pamularsih No 68 Semarang atau berada di area halaman Kantor Dekopinwil Jawa Tengah.

Cita rasa menu angkringan begitu terasa di angkringan Siti Hinggil The Hybrid ini. Pada menu nasinya misalnya, ada beragam menu nasi bungkus ala angkringan atau populer disebut dengan nasi kucing.

Seperti nasi bihun, nasi kering tempe, nasi oseng kacang panajng, nasi teri, nasi ikan bandeng, nasi kerang, dll. Sementara untuk lauk pauknya juga tersedia dalam berbagai macam olahan seperti sate telur, sate usus, sate keong, sate bakso, sate penthol, siomay dan aneka gorengan.

Pemilik angkringan Siti Hinggil The Hybrid ini adalah Pandji dan Cici Suadi Gani. Menurut mereka, menu andalan di Siti Hinggil The Hybrid adalah menu hybrid. Apa itu menu hybrid? Menu yang bisa dibuat sendiri oleh pengunjungan angkringan.

siti-hinggil

Siti Hinggil The Hybrid. (tabloidcempaka.com)

“Pokoknya sesuai selera mereka yang akan  menikmati,” kata Pandji & Cici seperti dilansir dari tabloidcempaka.com.

Menu andalan lainnya adalah nasi bakar Siti Hinggil yang berisi berbagai macam pilihan lauk dan sayuran didalamnya. Nasi bakar ini dibungkus dengan daun pisang kemudian dibakar. Aroma lezat nan hangat begitu kuat muncul pada nasi bakar ini.

Untuk minuman andalannya, Siti Hinggil The Hybrid mengandalkan jahe biang yang terasa hangat saat dinikmati. Selain itu juga ada teh khas Thailand, teh tarik, wedang tape ketan, wedang uwuh, aneka kopi dan coklat.

Konsep tempat angkringan ini adalah ruang terbuka (outdoor space) dengan bangunan warung yang bernuansa Jawa (kraton) yang cukup menarik untuk dijadikan tempat nongkrong sepuasnya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: