Jahe dan teh Djoenjing, minuman tradisional kombinasi dengan bahan jamu

Anda suka minuman jahe serta teh? Bagaimana jika dua minuman itu dikombinasi dengan bahan jamu menjadi minuman jahe atau teh? Ternyata kombinasi antara minuman teh dan aneka bahan jamu tersebut ada juga di kota Solo.

Nama minuman (wedang) jahe dan teh ini menarik: jahe dan teh Djoenjing. Wedang jahe dan teh Djoenjing ini dibuat di wedangan Lawang Djoenjing yang berada di kawasan Kadipiro, Banjarsari, Surakarta.

Baik jahe maupun teh Djoenjing di wedangan yang buka mulai pukul 16.00 hingga 00.00 WIB ini dibuat dengan mengombinasikan wedang teh dan bahan produk jamu.

Untuk jahe Djoenjing, dibuat dari kombinasi wedang teh, jahe, sere, kayu manis, serta daun jeruk. Menurut Manajer Operasional Lawang Djoenjing, Hironimus Mahayana Priyahita wedang jahe Djoenjing menghadirkan rasa manis, harum, pahit dan pedas sekaligus.

jahe-djoendjing

Wedang Jahe Djoenjing. (Soloraya.com)

“Rasa manis berasal dari kayu manis, rasa pedas dari jahe, rasa harum dari sere serta pahit dari dauh jeruk,” terang pria berkacamata yang sering dipanggil Nyoman ini kepada Soloraya.com, Selasa (1/11).

Diakui Nyoman, jahe Djoenjing cukup digemari di wedangan Lawang Djoenjing. Jika rata-rata dalam satu Minggu,dari 1000 pengunjung, sekitar 200-300 pengunjung diantaranya memesan jahe Djoenjing.

“Bagi kami permintaan jahe Djoenjing yang sebanyak itu sudah bagus mengingat di Lawang Djoenjing ini memiliki 200 menu minuman,” kata Nyoman. Harga jahe Djoenjing untuk satu gelasnya mencapai Rp 8,5 ribu.

Teh Djoenjing

Sementara itu untuk wedang teh Djoenjing dibuat dari kombinasi teh, susu coklat serta gula. Harga satu gelas teh Djoenjing adalah Rp 7.000,00. Dalam satu Minggu sekitar 100-an pengunjung wedangan Lawang Djoenjing memesan teh Djoenjing.

teh-djoendjing

Minuman Teh Djoendjing. (Soloraya.com)

“Rasanya seperti teh Tarik tapi ini menggunakan susu coklat. Kalau teh Tarik menggunakan susu putih,” kata Nyoman.

Pembeli teh Djoenjing bisa memesan minuman ini secara panas ataupun dingin. Anda tertarik dengan wedangan yang mengandalkan bahan produk jamu, wedangan Lawang Djoenjing yang berada sekitar satu kilometer dari TPU Bonoloyo Surakarta ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk didatangi.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: