Cireng Jupe, cireng dengan toping Jepang taste

Aci yang digoreng atau Cireng pada awalnya merupakan makanan khas Sunda. Namun popularitas cireng saat ini sudah menyebar keluar daerah Sunda termasuk ke wilayah Jawa seperti di Jawa Tengah dan DIY.

Pelaku usaha berusia muda seperti si kembar dari Yogyakarta ini contohnya, mereka memperkenalkan cireng Jupe sudah sekitar dua tahun terakhir.

Si kembar bernama Debora Ziaulfahriana dan Savora Ziaulfahriani. Dua gadis kembar ini datang ke kota Solo mengikut sertakan cireng Jupe mereka di gelaran Hello Food Fest #4 bertajuk “Food Camp” di Paragon Mall, Solo mulai tanggal 19-23 Oktober 2016.

Dengan brand yang unik namanya, cireng Jupe, tak hanya mampu menarik perhatian anak muda untuk mampir ke stand food fest Debora dan Savora tapi juga kalangan ibu-ibu.

cireng-jupe

Bahan cireng Jupe berupa tepung tapioka digoreng. (Soloraya.com)

Memang Debora dan Savora lengkap menghadirkan empat varian menu cireng Jupe mereka untuk kalangan anak muda dan orang tua di Soloraya.

Empat varian cireng Jupe ala si kembar Debora dan Savora ini adalah cireng Jupe, cireng Jupe Plus-Plus,cireng Miyabi dan Cireng Miyabi Plus-plus. Untuk cireng Jupe, si kembar ini menjualnya dengan harga Rp 10.000,00.

Cireng Jupe ini adalah cireng keju pedas yang dipadu dengan toping keju craft dan keju mozzarella. Sedang untuk cireng Jupe Plus-Plus berisi cireng keju pedas dan cireng putih dipadu dengan keju mozzarella dan bubuk parutan keju serta lelehan keju mozzarella.

Cireng Jupe Plus-Plus bisa dibeli dengan harga Rp15.000,00. Untuk cireng Miyabi menghadirkan cireng putih yang dipadu dengan bubuk cabe, saus  okonomiyaki serta katsuoboshi dengan harga Rp 13.000,00.

cireng-jupe-miyabi

Cara membuat cireng Jupe dan cireng Miyabi. (Soloraya.com)

Sedang cireng Miyabi Plus-Plus yang harganya Rp 16.000,00 berisi cireng keju pedas dipadu dengan saus okonomiyaki dan katsuoboshi, fresh nori, dan lelehan keju mozzarella.

“Best sellernya di cireng Miyabi Plus-Plus,” kata Deborah kepada Soloraya.com, Rabu (19/10) saat menggoreng adonan cireng yang berasal dari tepung tapioca.

Diterangkan Debora, keberadaan cireng Jupe yang ia kelola bersama Savora hanya muncul pada saat mengikuti bazaar kuliner di sejumlah kota seperti Jogjakarta, Solo, Magelang, bahkan hingga bazaar kuliner yang ada di Jakarta.

“Kita datang dari Jogja. Kita sering ikut bazaar kuliner seperti ini,”kata Debora.

cireng-miyabi_

Proses membuat cireng Miyabi Plus-Plus. (Soloraya.com)

Konsep marketing dengan cara dari bazaar ke bazaar merupakan langkah yang pintar karena akan susah bagi follower untuk meniru produk cireng Jupe ala si kembar Debora dan Savora ini.

Selain dari bazaar ke bazaar, Debora dan Savora memasarkan brand Cireng Jupe melalui media social terutama instagram @cirengjupe.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: