Ayam Geprek Keprabon, nge-tren karena level pedasnya yang beragam

Dalam beberapa bulan terakhir, keberadaan makanan ayam geprek cukup populer di Kota Solo. Banyak rumah makan di Kota Bengawan ini yang mengeluarkan menu ayam geprek untuk memberi menu baru bagi pelanggan.

Mengapa menu ayam geprek saat ini menjadi tren di masyarakat Soloraya? Salah satu pemilik rumah makan di Solo, Jonathan mengatakan karena masyarakat menyukai rasa pedas yang ada di menu ayam geprek ini.

Seperti di rumah makan Keprabon yang dikelola Jonathan, yang sudah 1,5 tahun menyajikan menu makanan ayam geprek.  Best seller ayam geprek di warung makan Keprabon adalah menu ayam geprek Blengerr yang harganya Rp 25.000,00.

Menu ayam geprek Blengerr ini berisi nasi putih, ayam geprek dada atau tepong ayam dengan atasan (toping) berupa telur, lalapan, juga keju serta sambal pedas lima level yang tinggal dipilih saja levelnya.

Di warung makan yang berada di Jalan Teuku Umar No 3, Keprabon, Solo tersebut memiliki  tiga  varian menu ayam geprek (paket ayam geprek) yaitu  paket ayam geprek original, paket geprek jumbo serta geprek Blengerr.

ayam-geprek-keprabon

Stand ayam geprek WR Keprabon. (Soloraya.com)

Untuk menu ayam geprek original isinya nasi putih, ayam geprek paha atau sayap, lalapan serta sambal dengan beberapa level pedas yang bisa dipilih. Harga ayam geprek original ini mencapai Rp 12.000,00.

Sementara untuk paket ayam geprek jumbo, harganya Rp 17.000,00 berisi nasi putih, ayam geprek dada atau tepong, mentimun, lalapan dan sambal dengan beberapa level pedas.

Menurut Jonathan, ayam yang digunakan sebagai bahan utama menggunakan ayam potong yang kemudian digoreng untuk mendapatkan wujud ayam goreng serupa ayam goreng Kentucky (Kentucky Fried Chicken).

ayam-geprek

Bahan ayam geprek WR. Keprabon (Soloraya.com)

level pedas sambal yang bisa ditambahkan ke menu ayam geprek di warung makan Keprabon ini ada lima level pedas. Cabe yang digunakan adalah cabe rawit.

Untuk level pedas pertama menggunakan 5 cabe rawit. Sedang level pedas tertinggi, yaitu level 5 menggunakan 30 cabe rawit.

“Kalau berdasarkan selera,biasanya kalau untuk makan harian porsi enak ayam geprek bisa menggunakan level pedas 2 atau tiga antara 8-12 cabe,” terang Jonathan kepada Soloraya.com saat gelaran Hello Food Fest #4bertajuk “Food Camp” di Paragon Mall, Solo yang berlangsung tanggal 19-23 Oktober 2016.

Cara membuat ayam geprek ala warung makan Keprabon ini adalah “menghancurkan” atau “digeprek” ayam goreng tepung bersamaan dengan sambel bawang.

Proses geprek ini dilakukan pada lemper dan uleg-an dari batu selama beberapa menit sampai daging jadi setengah lembur atau daging sampai hancur, berpisah dari tulangnya.

ayam-geprek-plus-keju

Ayam Geprek Blengerr dengan toping keju yang dipanasi. (Soloraya.com)

Sebelumnya paha atau tepong atau sayap ayam potong tersebut telah dimasak terlebih dahulu. Saat ada pemesanan ayam geprek masuk, ayam goreng bertepung tersebut tinggal dipanaskan saja pada minyak yang mendidik beberapa detik,lalu diangkat dan ditaruh diatas lemper untuk digeprek dengan uleg-an.

ayam-geprek_

Ayam Geprek Blengerr WR Keprabon. (Soloraya.com)

Anda pecinta ayam grepek dengan level pedas tinggi, silakan mencoba varian menu ayam geprek yang disajikan di warung makan Kepabron. Jika ingin menambah menu nasinya, Anda bisa mencoba nasi kremes yang harganya Rp 2.000,00.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: