Enthung jati, makanan khas Wonogiri musiman

Makanan khas Wonogiri satu ini memang sangat unik, enthung jati. Nama makanan khas ini sebenarnya berupa kepompong yang akan menjadi ulat pohon jati.

Masyarakat Wonogiri menyebut kepompong ulat pohon jati ini dengan ‘enthung’. Enthung adalah bagian dari metamorphosis ulat pohon jati berupa kepompong.

Biasanya, enthung (kepompong) akan muncul pada musim hujan atau pada awal tahun. Sering sekali, enthung ini berjatuhan pada tanah bersamaan dengan jatuhnya daun kering yang nyaris habis dimakan ulat-ulat pohon jati.

Nah, pada saat seperti itu, warga masyarakat ramai-ramai mencari enthung ulat pohon jati di pekarangan, tegalan ataupun kebun. Populasi pohon jati di Wonogiri bisa dibilang sangat banyak.

Jadi saat panen enthung, sudah tentu warga cukup banyak mendapatkan enthung yang warnanya kecoklatan. Seperti yang dilakukan Yatin (50), warga Dusun Semen, Desa Semin, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.

Yatin dan anggota keluarganya sering mengumpulkan enthung jati di tegalan yang ada di belakang rumahnya. Yatin dan keluarganya tinggal memunguti enthung yang telah jatuh ke tanah.

Enthung yang sudah dipunguti, lalu dibungkus pakai daun jati. Kemudian enthung itu dikupas “kulitnya” lalu diambil ulatnya.Dalam sehari, Yatin dan keluarganya bisa mengumpulkan beberapa ons enthung jati.

Enthung-enthung ini lalu diolah menjadi masakan pendamping dari masakan oseng-oseng, sayur Lombok, juga serundeng. Paling mudah, enthung hanya akan digoreng begitu saja oleh warga.

mas-joko-jpg

Panen enthung jati. (Soloraya.com)

“Digoreng biasa juga enak. Lebih enak ketimbang enthung pohon joar,” kata Yatin.

Enthung Jati di Desa Semin biasanya juga dijual dengan harga per satu kilogramnya sekitar Rp 40 ribu. Sedang kalau enthung joar harganya lebih murah ketimbang enthung jati, sekitar Rp 20-30 ribu.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: