Awug, makanan tradisional khas Bandung ini dijual juga di Sukoharjo

Selain dijadikan sebagai tempat jualan pedagang makanan tradisional lokal, gelaran Car Free Day (CFD) yang berada di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo juga menjadi tempat bagi pelaku usaha kuliner untuk menghadirkan makanan tradisional non lokal. Salah satunya adalah makanan tradisional khas Bandung yang disebut Awug.

Ditemui Soloraya.com pemilik usaha kuliner Awug yang berjualan di CFD di Alun-alun Sukoharjo, Andi mengatakan, respon warga Sukoharjo terhadap Awug yang ia jual-biasanya ayahnya yang jualan Awug di CFD Sukoharjo-dibantu kakak perempuannya cukup baik. “Banyak yang beli Awug disini (CFD Sukoharjo),” kata Andi, Minggu (9/10).

Awug yang dijual Andi di CFD Sukoharjo diberi tambahan kata ‘Super’ sehingga disebut ‘Awug Super’ untuk lebih menarik perhatian pengunjung CFD Sukoharjo. Awug Super yang dijajakan Andi ini dibuat oleh ayahnya. Ada tiga varian menu Awug Super yang ditawarkan kepada pembeli yaitu Awug dengan warna putih, hijau dan merah.

Tiga varian warna Awug itu disebut Andi dengan satu paket menu. Warna merah pada Awug karena gula Jawa.  “Kalau warna Hijau itu karena warna pandan, Kalau putih ya warna original, warna dari asalnya Awug yang berasal dari bahan tepung,” kata Andi. Kalau masalah harga, satu porsi Awug Super yang dijual Andi harganya Rp 3.000,00.

awug-super

Makanan tradisional khas Bandung, Awug Super. (Soloraya.com)

“Kalau satu paket jadinya Rp 9.000,00,” kata Andi yang seringnya jualan Awug di Karanganyar. Minggu pagi ini dia menggantikan ayahnya yang sedang ada keperluan sehingga tidak bisa berjualan.

Andi menerangkan, Awug Super dibuat menggunakan sejumlah bahan seperti tepung beras, gula putih, garam, gula merah (gula Jawa), santan dan bisa juga susu. Cara memasaknya, tepung beras hasil dari penggilingan dimasak selama dua jam. Setelah itu, didiamkan selama satu malam.

Pagi harinya, tepung yang didiamkan satu malam tadi dimasak lagi dicampur dengan gula hingga dua jam. Setelah matang dengan menjadi adonan, lalu adonan tersebut diiris dengan bentuk irisan kotak-kotak menggunakan alat besi berbentuk huruf ‘u’. Mengiris adonan awug ini tidak bisa menggunakan pisau karena irisan dari pisau tidak bisa ‘center’.

awug_super

Jajanan tradisional Awug Super yang dijajakan di CFD Sukoharjo. (Soloraya.com)

Setelah proses masak awug selesai, tinggap proses penyajian awug kepada pembeli. Dari irisan adonan awug ini diberi tambahan gula merah pada bagian tengah sebagai bahan isi kemudian ditutup dengan irisan adonan awug lagi. Pada saat akan dibungkus, tinggal ditambahi parutan kelapa

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: