Menu kopi ketan, Wujud kreatifitas seorang pedagang makanan hik

Kreatifitas menjadi hal penting bagi pelaku usaha termasuk bagi pelaku usaha kuliner dengan wujud kuliner apapun. Pemilik warung hik ini, Bangkit namanya, cukup kreatif untuk menjadikan warung hik yang ia miliki didatangi banyak pengunjung.

Bangkit yang warga Matesih, Karanganyar itu, sudah sekitar satu tahun ini menjalankan usaha warung hik yang ia beri nama Wedangan Bangkit Kopi Ketan. Nama ‘Kopi Ketan’ memang terdengar unik dan mengundang rasa penasaran banyak orang.

Kopi ketan. Masa kopi dicampur sama ketan? Begitu kira-kira orang membayangkannya. Ternyata pikiran banyak orang itu keliru.

“Awalnya saya punya rencana punya menu baru di warung hik saya ini, yang lain daripada yang lain,” kata Bangkit saat ditemui Soloraya.com, Jum’at (7/10) malam.

kopi-ketan

Kopi ketan ala wedangan Bangkit. (Soloraya.com)

Kemudian  muncul ide nama warung hiknya, Kopi Ketan. Setelah dipikir-pikir lagi, lalu bapak beranak dua ini memantapkan diri untuk member nama warung hiknya dengan Kopi Ketan.

“Jadi kopi ketan disini maksudnya dua nama dijadikan satu nama, kopi ketan, jadi satu paket gitu. Sampai sekarang ya Alhamdulillah banyak pelanggannya,” terang Bangkit.

Seperti nama menu hasil kreatifitas Bangkit bernama Kopi Ketan ini terdiri dari kopi dan ketan. Kopi yang digunakan Bangkit adalah kopi biasa yang dibungkus dalam sachet. Sedang ketannya masih ditambahi abon sapi untuk makin memperkaya rasa enak dari ketannya.

Kopi Ketan ini disajikan secara sederhana saja oleh Bangkit. Minuman kopinya disajikan dengan gelas kecil yang ada pegangannya. Sedang ketan yang disajikan kepada pembeli hanya seperempat enthong (alat untuk mengambil nasi dari cething) saja plus ditaburi secara merata abon sapi pada piring plastik kecil.

Harga satu porsi kopi ketan ini adalah Rp 6000,00. Diakui Bangkit, pelanggan kopi ketan buatannya itu memiliki sejumlah pelanggan yang cukup sering datang ke warung hiknya dan memesan kopi ketan itu. “Saya punya pelanggan dari Jogja. Dari Solo juga ada,” kata Bangkit.

kopi-ketan_

Menu lesehan Kopi Ketan ala Bangkit lainnya. (Soloraya.com)

Nama menu Kopi Ketan diakui Bangkit juga membuat penasaran banyak orang sehingga banyak yang datang ke warung hiknya untuk mencoba menu yang memang menggelitik itu.

“Banyak juga yang penasaran, terus mampir beli. O seperti ini to rasanya. Pernah ada orang yang sedang berkendara di jalan raya situ melihat tulisan kopi ketan itu sudah sampai jauh di timur sama eh lha kok putar arah lagi kesini. Lalu bertanya itu (kopi ketan) itu apa,” ungkap Bangkit.

Diaku Bangkit, karena tertarik dengan menu kopi ketan yang ia sajikan, seorang teman Bangkit yang tinggal di kota Solo sudah berencana untuk membuka hik Kopi Ketan seperti yang dilakukan Bangkit.

Bangkit juga mampu untuk mempromosikan warung hik kopi ketan miliknya dengan ikut serta menjadi sponsor event anak muda seperti futsal dan kompetisi BMX di Karanganyar. Sehingga banyak anak muda yang juga dating ke hik Kopi Ketan ini.

“Kalau kompetisi BMX-nya setiap tahun saya ikut terus jadi sponsor,” jelas Bangkit. Lokasi dagang Lesehan Bangkit Kopi Ketan memang strategis dengan berada di jalur lambat yang masih menjadi satu dengan jalur lambat Alun-alun Karanganyar.

kopi-ketan

Warung lesehan Kopi ketan. (Soloraya.com)

Dengan depan warung hiknya yang sudah langsung jalan raya Solo-Tawangmangu atau jalan Lawu, membuat akses masuk ke warung hik Kopi Ketan mudah dijangkau baik oleh kendaraan roda dua ataupun roda empat.

Bagi anda penikmat kopi di Soloraya, bisa mencoba menu kopi ketan ala Bangkit ini. Selain harga terjangkau,Anda juga bisa menikmati suasana malam hari di pusat kota Karanganyar yang penuh dengan lalu lalang kendaraan serta warna-warni lampu yang berada di pinggir-pinggir jalan.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: