Taman Selopadi, cocok untuk obyek wisata keluarga

Tak banyak taman kota di Wonogiri. Salah satu dari sedikit taman kota yang ada di kota gaplek itu adalah taman Selopadi yang berada persis di pusat kota Wonogiri tepatnya di Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri. Taman Selopadi terlihat menarik karena berada di ketinggian di sisi barat pinggir jalan besar, Jalan A. Yani atau jalan raya Wonogiri-Solo.

Taman Selopadi yang memiliki luas sekitar 1.800 m2 memiliki beragam jenis pohon yang membuat situasi taman menyejukkan. Bermacam-macam pohon tersebut antara lain pohon sengon, cemara, palm, juga kamboja.  Selain itu, di taman ini dibangun beberapa bangku taman dan plorotan  anak kecil. Dibangun juga undak-undakan menuju ke bagian atas taman.

Karena dibangun pada pada ketinggian, pengunjung harus menaiki undak-undakan kearah atas bisa dari arah tengah atau juga selatan taman. Sesampai di tamam, pengunjung dapat melihat patung semar dan batu berukuran raksasa yang menempel pada sebuah batang pohon asam.  Mengenai patung semar dan batu berukuran raksasa ini ada cerita legenda tersendiri.

Menurut cerita legenda, batu berukuran raksasa tersebut dinamai Plintheng Semar yang berarti ketapel  Semar.  Konon, batu berukuran rakassa tersebut dilepaskan melalui ketapel oleh Semar saat sedang bertanding dengan raksasa yang menghuni Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar.

taman-selopadi

Taman Selopadi dilihat dari seberang jalan raya. (Soloraya.com)

Pada saat itu, Semar dan tiga putranya yang disebut Punakawan sedang menjaga para Pandawa yang sedang bertapa di Grojogan Sewu. Tiba-tiba datang raksasa yang hendak mengganggu para Pandawa yang sedang bersemedi. Semar yang mengetahui kedatangan raksasa tersebut kemudian bertarung melawan raksasa teersebut.

Untuk mengakhiri pertarungannya dengan raksasa tersebut, Semar mengeluarkan senjata pamungkasnya yaitu sebuah plintheng.  Lalu mulailah Semar menyerang raksasa itu dengan menggunakan batu yang dilemparkan melalui ketapel atau plintheng. Hingga salah satu batu besar tersebut yang terlontar dari ketapel Semar itu jatuh di pusat kota Wonogiri.

Dari ketinggian taman Selopadi ini, pengunjung dapat menyaksikan lalu lalang kendaraan yang melaju ke arah Solo atau sebaliknya juga bisa melihat rumah-rumah penduduk yang ada di sisi timur jalan raya Wonogir-Solo. Jika ingin melepas penat, pengunjung bisa duduk-duduk di bangku taman atau bermainn plorotan dengan anggota keluarga lainnya.

Sesampainya dibawah, pengunjung bisa menikmati segarnya es kelapa muda yang dijual  dipinggir jalan sisi barat.  Taman Selopadi ini banyak dikunjungi warga pada Sabtu sore ataupun pada hari Minggu. Untuk bisa menikmati taman Selopadi, pengunjung bisa memarkir kendaraannya di bagian bawah atau pinggir jalan raya.

plintheng-semar

Plintheng Semar di taman Selopadi. (Soloraya.com)

Selain itu bisa memarkirkan kendaraan mereka di sisi selatan bergabung dengan tempat parkir pertokoan yang berada di sisi selatan taman Selopadi. Taman Selopadi cukup bisa dijadikan obyek wisata keluarga di Wonogiri karena letaknya yang mudah dijangkau serta murah.

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: