Mengelilingi Waduk Lalung yang mempesona

Salah satu obyek wisata alam di Karanganyar yang cukup memiliki nama adalah Waduk lalung. Waduk ini berada di Kelurahan Lalung, Karanganyar.

Namun potensi sebagai obyek wisata alam pada waduk Lalung hingga saat ini memang belum dicoba untuk dikembangkan untuk bisa lebih besar lagi.

Saat ini, waduk Lalung memiliki fungsi utama sebagai sumber air yang mengairi saluran irigas melalui pintu air yang ada di sisi barat waduk.

Saat inipun, volume air di waduk Lalung berkurang cukup banyak karena musim kemarau. Sehingga sebagian waduk terutama di sisi timur berubah menjadi lahan pertanian atau ladang.

Waduk Lalung_

Waduk Lalung sisi timur laut. (Soloraya.com)

Warga ada yang menanam padi, juga singkong di sisi timur waduk ini. Sementara di sejumlah bagian lainnya dari waduk digunakan sebagai spot mancing warga.

Sejatinya memang waduk Lalung cukup potensial untuk dijadikan tempat wisata. Luas waduk yang cukup besar membuat pengunjung bisa menikmati hamparan air waduk yang menarik hati.

Wisatawan dapat berjalan-jalan mengelilingi waduk Lalung. Namun mengingat cukup luasnya waduk Lalung, agar tidak kecapaian juga, wisatawan yang berjalan bisa memilih jarak yang enak. Kalau harus mengitari waduk hingga selesai, pasti akan lama dan juga kelelahan.

Waduk Lalung

Sisi barat waduk Lalung. (Soloraya.com

Jika memang ingin mengitari waduk Lalung, bisa menggunakan kendaraan bermotor roda dua. Dengan kendaraan bermesin ini, Anda bisa mengelilingi waduk Lalung dengan sesuka hati. Bisa berhenti dulu sejenak menyaksikan sisi-sisi wadu.

Misalnya saja pintu air waduk Lalung yang berada di sisi barat waduk. Anda bisa menyaksikan arah air waduk Lalung yang digunakan untuk irigasi pertanian. Anda pun bisa melakukan foto selfie atau wefie di pintu masuk yang dicat warna biru ini.

Namun demikian, harap hati-hati bila melakukan selfie atau wefie. Anda harus lihat-lihat situasi sekitarnya. Untuk mengantisipasi jatuh atau hal buruk lainnya saat berfoto.

Untuk bisa mengelilingi waduk Larung memakai akses masuk ke Dukuh Kepuh RT 1 RW 3 Kelurahan Lalung yang berada di pojok utara waduk.

Di waduk ini, cukup banyak dibangun tangga semen agar orang bisa naik untuk menikmati waduk Lalung. Jika memang Anda tidak ingin berkeliling waduk, naik tangga semen ini dan sampai diatas sudah bisa menikmati air waduk Lalung yang melimpah.

Jika letih mengelilingi waduk, pelancong bisa segera menuju ke arah tenggara waduk untuk berisitirahat sambil menikmati makan ataupun sekedar minum untuk melepas dahaga.

Sejumlah warung berada di sisi tenggara waduk seperti warung soto dank are, ayam dan bebek goreng dilengkapi dengan minuman pendamping.

Di sisi tenggara waduk Lalung ini memang ada tempat jual beli yang cukup ramai tidak hanya makanan dan minuman tapi juga barang-barang lain. Waduk Lalung dibangun pada saat Indonesia masih dalam penjajahan Jepang.

Waduk Lalung_irigasi

Irigasi dari waduk Lalung yang ada di sisi barat waduk. (Soloraya.com)

Dahulunya, pada waduk ini ada perkampungan serta pasar. Namun oleh Jepang dibangunlah waduk pada perkampungan ini dengan menggunakan para pekerja paksa.

Apakah ada cerita mistis terkait waduk Lalung? Cukup banyak cerita mitos yang muncul di waduk Lalung.

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: