Es Jepang, Menggugah selera dengan dominasi duren yang lezat

Sekitar tiga bulan ke belakang, kuliner minuman Karanganyar mulai kedatangan kreasi minuman anyar yang disebut dengan es Jepang. Sejumlah lokasi dijadikan sebagai tempat jualan es Jepang yang dihasilkan dari pengembangan es buto ijo yang sudah lebih dulu populer di wilayah Karanganyar hingga Sragen.

Sejumlah tempat yang dijadikan lokasi kuliner es Jepang di Karanganyar adalah Kaliwuluh (Kebakkramat), Alas Tuwo, Sondokoro, serta Jamus. Untuk satu porsi es Jepang dijual dengan harga Rp 5 ribu saja.

Lalu apa saja yang dimasukkan ke dalam mangkuk berbentuk buah warna hijau untuk menghadirkan es Jepang ini? Kuliner es Jepang yang ada di Kaliwuluh, Kebakkramat yang berasa durian ini memasukkan bermacam bahan yang dicampur jadi satu

Mulai dari pemanis berupa legen gula pasir, mutiara, nata de coco, puding, agar-agar, serta rumput laut. Semua bahanini, oleh Suyanto,pemilik es Jepang memasak hingga matang bahan es Jepang ini. Ada dua lagi bahan yang tidak usah dimasak yaitu selasih, serta buah melon.

Belum cukup dengan cukup banyak bahan itu, Pak Suyanto menggunakan susu dan sirup duren untuk menambah kadar lezat dari es Jepang ini. Bagi penikmat es Jepang untuk pertama kalinya, termasuk penulis, rasa durian cukup dominanmuncul saat “adonan” es Jepang ini mampir dilidah.

Keistimewaan es Jepang adalah banyaknya bahan yang harus dinikmati penikmat es Jepang mulai dari mutiara, agar-agar, puding dll yang dicampur jadi satu plus pemanis gula pasir (gula putih)yang terlebih dahulu di masak matang-matang.

Sensasi bercampurnya banyak bahan tersebut menimbulkan sejumlah rasa yang segar, juga dingin serta enak sekaligus. Es Jepang pun terasa sangat nikmat saat diminum pada situasi panas karena terik matahari.

Bisa jadi Anda penikmat es Jepang minta tambah satu lagi saking nikmatnya es ini. Namun bisa jadi pula perut akan terasa penuh karena mangkuk  sudah cukup mampu menampung seporsi es Jepang yang menggugah selera itu.

Meski baru seumur jagung muncul di tengah-tengah masyarakat, es Jepang cukup mendapat perhatian. Buktinya, menurut pengakuan pemilik es Jepang di Kaliwuluh ini, setiap hari ia bisa menghabiskan sekitar 100 mangkok es Jepang.

Es Jepang_

Es Jepang di Kaliwuluh. (Soloraya.com)

Penghasilan yang dibawa pulang pun terasa cukup menyenangkan demikian pula dengan laba bersih yang didapatkan, cukup untuk mengimbangi kerja keras  berjualan es Jepang tiap hari yang dimulai pukul 10.00 16.00.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: