Waduk Plalar, obyek wisata buatan Karanganyar yang potensial

Kabupaten Karanganyar memiliki sejunlah waduk yang berpotensi dijadikan tempat wisata. Salah satunya adalah waduk atau dam Plalar. Oleh situs Dinas Pariwisata Karanganyar, waduk Plalar adalah potensi wisata alam yang dimiliki Karanganyar.

Waduk Plalar berada di selatan Dusun Gedongrejo  RT 1 RW 14 Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakramat. Dapat dijangkau dari arah jalan raya Grompol –Jamus pada kilometer 4.

Akses menuju waduk Plalar dari jalan raya Solo-Sragen, selepas gapura serta jembatan perbatasan Karanganyar-Sragen.

Sesampai di gapura Kaliwuluh Lor yang berada di sebelah jembatan sungai yang didekatnya ada pintu pengatur air, lalu ambil kearah kanan untuk menuju dusun Jomblang lalu kearah dusun Geoangrejo berakhir di waduk Plalar.

Waduk Plalar sejatinya berada di cekungan tanah yang sangat luas. Akses arah turun dari atas atau dari arah Dusun Gondangrejo adalah jalan undak-undakan dan jalan plesteran semen yang dibuat pada tahun 2005 lalu.

Waduk Plalar

Waduk Plalar. (Soloraya.com)

Akses jalan dari atas ke bawah kearah waduk Plalar ini juga menjadi akses bagi warga dusun Ngalen, Desa Kaliwulung menuju jakan raya Grompol-Jamus.

Waduk yang memiliiki luas hingga 2 hektar (ha) ini dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar.  Waduk Plalar oleh Dinas Pariwisata Karanganyar masuk dalam kategori wisata buatan.

Penulusuran Soloraya.com terhadap keberadaan waduk Plalar menunjukan waduk ini cukup bagus untuk dijadikan tempat wisata.

Pertama karena  memiliki pemandangan air waduk yang menarik untuk dinikmati. Selain itu, sudah ada bungalow yang berada di dekat dam pengatur arus air menuju ke bawah.

Dari bungalow dan pintu air ini, wisatawan bisa menyaksikan air waduk Plalar. Rimbunan pohon jati, cemara dan beberapa jenis pohon lainnya yang mengitari waduk Plalar juga memberi suasana yang menarik terhadap keberadaan waduk Plalar ini.

Saat Soloraya.com berada di waduk Plalar ini, debit air waduk surut hamper ¾ persen. Surutnya air waduk, dimanfaatkan warga sekitar waduk sebagai tempat memancing.

Sementara itu beberapa warga memanfaatkana lahan didalam waduk yang tidak tergenang air sebagai lahan kebun untuk ditanami.

Sayangnya, kondisi waduk Plalar sebagai obyek wisata belum optimal dikembangkan. Situasi lingkungan sekitar bungalow dan kamar kecil di utara pintu air dam terlihat tidak terurus karena kotor oleh sampah dan rumput liar.

Sayangnya juga, waduk Plalar sering dijadikan tempat bagi para pelajar untuk  aktifitas diluar jam pelajaran sekolah (membolos sekolah).

waduk Plalar_akses masuk

Akses masuk menurun menuju waduk Plalar. (Soloraya.com)

Selain itu waduk Plalar juga menjadi tempat pacaran remaja/anak muda sehingga menimbulkan kesan yang tidak mendukung keberadaan waduk sebagai obyek wisata.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: