Soto daging sapi Pak Sawal, sudah laris manis walau baru seumur jagung berdiri

Sepanjang jalan raya Solo-Sragen banyak dijumpai kuliner yang keberadaannya cukup menarik perhatian pengguna jalan raya yang sibuk oleh kendaraan itu.salah satunya adalah kuliner soto. Cukup banyak soto yang dijual di pinggir jalan Solo-Sragen.

Salah satunya adalah soto daging sapi Pak Sawal yang berada sekitar 100 meter dari pertigaan besar ring road.  Lokasi soto daging sapi milik Sawaldi ini sangat strategis karena berada di pinggir jalan sisi kiri jalan raya Solo-Sragen.

Pengguna jalan raya Solo-Sragen bisa lansung meminggirkan kendaraannya dekat dengan warung soto daging sapi milik Pak Sawal  ini. Mereka bisa langsung memesan soto daging sapi Pak Sawal dan memilih tempat duduk di dalam warung atau di luar warung.

Jika diluar warung, pembeli bisa duduk lesehan di lapangan Sroyo yang berada di belakang warung soto persis. Warung soto daging sapi Pak Sawal memang berada di depan  lapangan Sroyo, Jaten, Karanganyar.

Soto daging sapi Pak Sawal_

Soto daging sapi Pak Sawal. (Soloraya.com)

Sawaldi mengatakan, ia memang memillh untuk menjual soto daging sapi saja.  Dari awal berjualan soto,  pria yang dipanggil Sawal ini memilih hanya menjual soto daging sapi saja.  Sebenarnya bisa dibilang Pak Sawal baru “seumur jagung”  berjualan soto daging sapi di depan lapangan Sroyo ini.

Diakui Pak Sawal, baru sekitar satu tahun saja ia berjualan soto daging sapi bersama istri dan empat orang pegawai yang bersama-sama  memulai bukaan warung soto mereka dari pukul 17.00 WIB hingga selesai itu.

“Sekitar Ramadhan tahun lalu,” ungkap  Pak Sawal kepada Soloraya.com, Kamis (25/8). Meski baru seumur jagung dibuka, warung soto daging sapi Pak Sawal bisa dibilang menangguk sukses besar. Nyatanya, ada kenalannya yang dari Jakarta sudah beberapa kali memintanya untuk mem-franschise-kan soto daging sapi racikannya.

Selain pelanggan soto dari Soloraya, soto Sawal banyak didatangi penikmat soto dari sejumlah wilayah dari Jawa Timur seperti Madiun, Magetan, Surabaya dll.  Selain itu juga pembeli dari Jakarta juga sering mampir ke warung soto daging sapi Pak Sawal ini.

“Mereka bilang soto Pak Sawal rasanya berbeda dengan soto yang lain,” cerita Pak Sawal saat ditanya apa yang membuat pembeli menyukai soto daging sapi bikinannya.

Diakui Pak Sawal, soto yang ia masak sebenarnya tidak menggunakan resep masakan khusus. BIsa dibilang menggunakan bumbu untuk kuah soto yang masih umum dipakai yaitu bumbu Jawa seperti rempah-rempah seperti jahe, salam, dan garam.

Racikan soto ala Pak Sawal adalah kuah soto dengan bumbu rempah-rempah, sisiran daging sapi kecil-kecil berbentuk segi empat daging plus tauge serta sedikit kulit bawang yang sudah digoreng. Pak Sawal pun menangguk keuntungan yang luar biasa baik saat berjualan hari biasa ataupun hari libur besar biasa dan hari libur besar nasional.

Setiap hari sekitar 500 mangkok soto daging sapi racikan Pak Sawal habis terjual. Hal ini cukup memperlihatkan betapa soto Pak Sawal yang baru berumur sekitar satu tahun sudah mampu memikat hati pecinta Solo tidak hanya di Soloraya tapi juga diluar Soloraya.

Harga soto daging sapi Pak Sawal untuk satu porsi adalah Rp 6.000,00. Namun jika ada pembeli yang membeli Rp 5.000,00 saja, juga akan dilayani. Apabila pembeli ingin soto yang dibelinya dibungkus untuk dibawa pulang, harga satu porsinya naik jadi Rp 7.000,00.

Pendamping makanan soto daging sapi Pak Sawal adalah beragam gorengan dan minuman. Gorengan yang disajikan oleh Pak Sawal antara lain pisang, tempe, tahu, bakso, sate usus, sate ampla, juga ada tahu bacem.

Untuk harga gorengannya  seribu rupiah, kecuali untuk ragam gongsoan seperti sate dan ayam harganya lebih  mahal. Untuk satu sundukan sate dihargai Rp 3.000,00. Sedang untuk satu sundukan ayam harganya Rp 3.000,00.

Diakui Pak Sawal, gorengan dan sate-satean yang ia jual sebagai makanan pendamping soto daging ayamnya, ia goreng atau masak sendiri. Pak Sawalk tidak mau menerima gorengan yang sudah jadi khawatirnya gorengan-gorengan tersebut sudah operan dari warung-warung lain.

Sementara untuk minumannya termasuk minuman standar warung soto yaitu teh, jeruk, juga susu. Untuk teh panas dihargai Rp 1.500,00. Sedang es teh dihargai Rp 2000,00, es jeruk harganya Rp 2.500,00. Dan susu coklat dihargai Rp 3.500,00.

Soto daging sapi Pak Sawal_gorengan

Gorengan, makanan pendamping Soto daging sapi Pak Sawal.

Bagi pecinta kuliner malam hari di Soloraya, rasanya patut mencoba soto daging sapi Pak Sawal yang lokasinya sangat menyenangkan ini. Apalagi harganya juga tidak mahal.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: