Siapakah suku Ainu?

Selain suku maya, di dunia ini ada satu suku yang cukup menarik untuk dipelajari karena sejarah dan juga kehidupannya. Suku yang dimaksudkan adalah suku Ainu, di Jepang.

suku asli orang jepang namun tak diakui

Suku ainu merupakan kelompok etnis pribumi yang menetap di hokaido, kepulauan kuril, dan sakhalin, jepang. dari mana asal usul suku ainu, hingga kini belum diketahui dengan pasti, namun mereka seringkali dikaitkan dengan penduduk asli jepang dari periode jomon yang merupakan suku kuno di jepang. suku ainu diyakini hidup 100 ribu tahun sebelum bangsa jepang datang.

Ainu suku-ainu-penduduk-asli-jepang-utara-225719-1 Suku ainu memiliki bahasa, adat, makanan, pakaian, dan keyakinan yang berbeda dengan orang jepang. orang suku ainu umumnya mempunyai ukuran tubuh yang lebih pendek dari orang jepang, sementara laki-laki ainu memiliki rambut yang lebih lebat.

Pada tahun 2004, 50 ribu orang jepang diketahui keturunan asli suku ainu, namun jika dirunut pada masa pra jepang, hampir semua penduduk di wilayah jepang saat ini, merupakan keturunan ainu. Namun kini jumlahnya tak diketahui pasti, karena banyak orang ainu menyembunyikan asal-usul mereka guna menghindari masalah sosial dan etnis di jepang.

ainu (1)

Selain itu dikarenakan adanya pemaksaan oleh pemerintah jepan terhadap suku ainu lama untuk berasimilasi dengan suku yamato. pada tahun 1899, pemerintah jepang bahkan mengesahkan undang-undang yang menyatakan bahwa suku ainu adalah bekas pribumi, dalam artian tak diakui sebagai suku pribumi, meskipun pada 6 juni 2008 undang-undang tersebut dibatalkan, namun eksistensi suku auni tetap nyaris tak berbau.

Akibatnya, hari ini banyak orang jepang modern yang tak mengetahui bahwa dirinya adalah keturunan suku ainu, sebab orang tua mereka merahasiakannya guna menghindari masalah sosial, yang tak juga hilang meski pemerintah membatalkan undang-undang tahun 1899 tersebut.

Suku ainu mempunyai upacara unik bernama iomante, upacara ini merupakan penghormatan untuk beruang, yang dipercaya sebagai jelmaan dewa makanan yang turun ke dunia. Prosesi upacara iomante, dilakukan dengan cara membunuh beruang, dengan cara ini mereka percaya akan menghantarkan kembali rohnya kepada para dewa.

Masyarakat suku ainu dipercaya, dewa akan memberikan hasil panen yang melimpah, dan menghilangkan kesialan. Upacara iomante sendiri dibagi dalam dua, pertama dilaksanakan dengan cara memanah beruang yang didapat dari berburu dan yang kedua memanah beruang yang dipelihara dari kecil.

Menangkap dan membunuh beruang dari hasil buruan disebut kamuyhopnire atau mengantar dewa ke kahyangan, biasanya suku ainu menyebutnya dengan istrilah menjemput bukan berburu. Selama proses upacara, beberapa orang suku ainu akan mengiringi pembunuhan dengan nyanyian adat dan juga alunan musik. setelah dibunuh, kulit beruang tersebut dikeringkan dan diletakkan dalam sebuah altar, di mana para anggota suku ainu, dapat melakukan penyembahan untuk memohon doa.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: