Wisata alam ke air terjun Sirawe di Dieng

Gunung Dieng dikenal sebagai salah satu objek wisata alam hingga ke manca negara. Salah satu tujuan yang dapat dipilih adalah air terjun Sirawe. Daerah yang tergolong masih perawan ini menawarkan gambaran ciptaan Ilahi yang tiada duanya.

Curug Sirawe, begitulah penduduk local di Dataran Tinggi Dieng menyebutnya. Air terjun yang mengalir dari ketinggian 70 meter ini berlokasi tidak jauh dari daerah Dukuh Bitingan, Desa Wisata Kepakisan. Untuk sampai ke sini, para wisatawan dapat memilih dua alternatif akses yang dapat ditempuh. Namun, tidak ada pilihan yang mudah. Kedua akses jalan menuju Curug Sirawe bisa dibilang sulit untuk ditempuh. Para wisatawan harus berjalan kaki menyusuri jalan-jalan dadakan.

dn-novita.blogspot.com

dn-novita.blogspot.com

Jalan menuju ke Curug Sirawe ini berupa jalan setapak. Sisi jalan adalah hutan-hutan, maupun ladang yang ditumbuhi tumbuhan carica. Carica sendiri adalah buah khas daerah ini. Hutannya sendiri terbilang belum disentuh manusia. Banyak sekali jenis-jenis pohon besar yang tumbuh di sini.

Di hutan ini disebutkan warga, bahwa mereka masih sering melihat babi hutan melintas. Jadi, bisa dibilang trekking sebelum ke Curug Sirawe menawarkan tantangan tersendiri.

Walaupun jalur yang harus dilewati cukup menantang, wisatawan rela melanjutkan petualangan demi melihat air terjun ini. Bagaimana tidak, lukisan alam di daerah para dewa ini sangat mengundang haru.

Air Terjun Sirawe di Dieng

Keanggunan air yang meluncur turun dari ketinggian membentuk sebuah kolam kecil di bawahnya. Percikan air dari be-batuan membuncah cukup tinggi. Air terjun Sirawe sendiri diselimuti gumpalan kabut putih yang misterius namun sangat elok dipandang. Pinggiran tebing diselimuti lumut dan tumbuhan hijau lainnya. Air yang terjun dari ketinggian tadi pun sangat bersih dan bening.

Air yang mengalir dari air terjun tersebut sebenarnya merupakan gabungan dari air panas dan air dingin. Air yang dihangatkan oleh energy geothermal tadi bercampur dengan air dingin yang mengalir dari sungai-sungai di sekitar, sebelum bermuara di pinggiran tebing di atas. Tidak heran jika di sekitar Desa Bitingan ini juga kerap ditemukan pemandian air panas alam.

Perbedaan daerah ini dengan Dataran Tinggi Dieng begitu terasa. Daerah yang belum terjamah manusia, begitulah kira-kira deskripsi beberapa orang yang sudah pernah ke Curug Sirawe.

Curug Sirawe menjadi salah satu contoh sahih keindahan alam Nusantara. Jalan dadakan yang benar-benar tersembunyi membuat orang sulit mencapai daerah ini. Wisata ke air terjun satu ini sangat cocok dilakukan oleh para pecinta alam. Tantangan alam disebutkan warga sekitar cukup memikat bagi para tracker muda saat ini. Pilihan ke Curug Sirawe bisa jadi alternatif jika sedang berlibur ke Dataran Tinggi Dieng bagi Anda yang mencintai tantangan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: