Danau Hoan Kiem dan cerita legenda kura-kura raksasa

Sebuah danau yang sangat besar dapat Anda temui di ibukota Hanoi, Vietnam. Danau Hoan Kiem, begitulah nama yang disebut penduduk local. Saking besarnya danau ini, ada sebuah legenda yang mengatakan bahwa seekor kura-kura raksasa berdiam di bawahnya.

Dua pulau kecil dapat dilihat di tengah-tengah danau. Di salah satunya, dibangun Menara Kura-kura. Dialek local menyebutnya sebagai Thap Rua. Bangunan inilah yang dihubungkan dengan legenda kura-kura raksasa tadi. Danau ini memiliki kedalaman maksimal 2 meter, dengan kedalaman rata-rata hanya 1,2 meter saja.

Danau Hoan Kiem Danau Hoan Kiem_2

Legenda Danau Hoan Kiem

Alkisah ada seekor kura-kura emas yang sangat besar hidup di danau ini. Kura-kura emas tersebut disebutkan adalah penjelmaan dewa yang tinggal di danau tersebut. Ketika Kaisar Le Loi sedang berlayar di danau, kura-kura tadi muncul dan meminta kembali pedang ajaib miliknya. Kaisar Le Loi tahu apa yang dimaksud sang kura-kura.

Sebelumnya, beliau diberikan pedang dahsyat oleh Raja Naga ketika melawan Dinasti Ming dari Cina. Setelah negaranya, Vietnam, lepas dan merdeka dari cengkeraman Dinasti Ming, pedang suci tersebut harus kembali ke tangan para dewa.

Setelah kejadian tersebut, bersama dengan keturunannya, kura-kura raksasa tersebut masih mendiami danau besar ini. Konon, disebutkan bahwa jika kura-kura raksasa tadi mati, akan terjadi bencana maha besar di Vietnam. Hingga kini, banyak orang dapat menemukan kura-kura bercangkang lunak (spesies Rafetus swinhoei dan Rafetus leloii) di danau ini. Keduanya sudah termasuk hewan dilindungi karena langka.

Di pulau satu lagi, dibangun Kuil Gunung Giok (Temple of the Jade Mountain, atau Kuil Ngoc Son berdasarkan dialek local.) Kuil ini adalah tempat ibadah bagi umat Tao, yang cukup banyak dianut oleh penduduk Hanoi. Turis harus membayar 50.000 Dong untuk masuk ke dalam kuil ini.

Vietnam, Hanoi, View of Turtle tower and Hoan Kiem Lake. (Photo by: JTB/UIG via Getty Images)

Vietnam, Hanoi, View of Turtle tower and Hoan Kiem Lake. (Photo by: JTB/UIG via Getty Images)

Untuk mencapai pulaunya, dibangun sebuah jembatan yang hingga kini berdiri tegak di atas danau. Jembatan ini diberi nama The Huc Bridge, yang artinya jembatan cahaya matahari pagi. Jembatan ini dibangun dari kayu, dan dicat merah sesuai tradisi Cina yang sangat kental.

Danau dengan sejarah dan legenda ini menjadi tempat wisata bagi para turis domestic maupun manca negara. Keindahan Danau Hoan Kiem ditambah nilai sejarah yang sangat dalam menjadi daya pikat bagi para turis. Kunjungan ke Kuil Ngoc Son yang kental dengan sentuhan budaya Cina juga menjadi tujuan wisata yang wajib dikunjungi para wisatawan ketika mengunjungi ibukota negara ini.

Lingkungan Danau Hoan Kiem sendiri masih sangat hijau dan asri. Banyak juga penduduk local yang hanya duduk-duduk saja untuk melihat keelokan alam di sini. Suasana romantic dan hembusan angin sepoi-sepoi akan membuat Anda betah duduk berjam-jam di pinggiran danau ini.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: