Lima pantai di Wonogiri yang indah, ekstrim serta mistis (2)

Selain di Dusun Dringo, Desa Gunturharjo, sejumlah pantai di Wonogiri juga berada di Dusun Klampeyan, Desa Paranggupito serta Dusun Dawung Desa Gudangharjo. Berikut lima pantai di Wonogiri yang berada di Desa Paranggupito dan Desa Gudangharjo.

Selain menawarkan keindahan pesona alam, sejumlah pantai tersebut juga bisa disebut sebagai pantai yang ekstrim mengingat tebing batu karang yang terjal dan pantai dengan nuansa sacral yang kuat.

1. Pantai Sembukan

Pantai Sembukan yang berada di Dusun Sembukan, Desa Paranggupito ini terkenal sebagai obyek wisata ritual karena dipercaya menjadi salah satu pintu gerbang menuju kerajaan laut selatan yang dipimpin Kanjeng Nyai Roro Kidul.

Secara tradisional, pantai Sembukan dipilih sebagai lokasi sejumlah ritual yang memiliki kaitan antara cerita legenda yang menghadirkan tokoh mitos Nyi Roro Kidul serta Raden Mas (RM) Said atau Pangeran Sambernyawa.

Labuhan Agung menjadi  gelaran ritual paling besar yang dilakukan setiap tahun di pantai Sembukan.  Labuhan Agung berwujud menghanyutkan segalam macam sesaji seperti kepala sapi dan kerbau, serta hasil panen ke tengah laut.

Sejak tahun 2010, gelaran Labuhan Agung diserahkan kepada pemerintah Desa Paranggupito sehingga gaung ritual yang dimaksudkan sebagai wujud rasa syukur warga terhadap rezeki yang telah diterima selama satu tahun .

Pantai Sembukan

Pantai Sembukan. (Soloraya.com)

2. Pantai Klothok

Pantai Klothok berada di Dusun Kranding,Desa Paranggupito,Kecamatan Paranggupito. Pantai Klothok berada di sebelah barang Pantai Sembukan. Antara Pantai Sembukan dan Pantai Klothok dipisahkan Paseban Pathuk Ngasem, salah satu tempat ritual yang ada di pantai Sembukan.

Bentangan pinggir pantai Klothok menghadirkan hamparn batuan kapur serta beton-beton pemecah ombak yang keberadaannya untuk  mendukung rencana pembuatan dermaga pendaratan dan pelelangan ikan.

Selain itu, di pinggir Pantai Klothok ini juga telah dibangun pelelangan ikan milik nelayan. Sayangnya, akibat kurang perhitungan terhadap intensitas ombak yang datang ke pinggir pantai, rencana pembuatan dermaga untuk nelayan itu urung dikerjakan.

Ombak yang datang dari arah Samudera Indonesia ke Pantai Klothok sangat besar dan liar. Ini tentu tidak ideal bagi keberadaan dermaga ikan nelayan.

Di sisi barat Pantai Klothok, terdapat Gunung Nglojok yang keberadaannya menjorok ke tengah laut sehingga terlihat seperti tanjung kecil. Penamaan Nglojok berasal dari keadaaan gunung tersebut yang menjorok ke laut yang dalam bahasa warga sekitar disebuat ‘nglojok’.

Bagi pelancong yang suka pemandangan alam berupa matahari yang terbit dari timur (sunrise) dan matahari yang tenggelam dari arah barat (sunset). Silakan menaiki gunung Nglojok yang juga merupakan pegunungan kapur.

Sun rise  dan sun set yang mempesona akan terlihat dari puncak gunung Nglojok ini pada saat matahari berada di titik paling selatan bumi yang terjadi pada Desember hingga Maret.

4. Pantai Njojogan

Di sebelah barat gunung Nglojok, ada teluk kecil yang disebut oleh warga Klampeyan, Desa Paranggupito sebagai Pantai Njojogan. Dinamai pantai Njojogan karena keberadaan pantai yang njojrog (Jawa) yang artinya menurun.

Untuk bisa sampai ke pinggir pantai, wisatawan harus melalui jalan setapak menuruni lereng gunung yang berbatu. Jika diperhatikan lebih dalam, Pantai Njojogan memiliki ciri khusus berupa adanya batu karang besar yang membentuk kuncup jamur karena kikisan ombak laut.

Ciri khas lain dari Pantai Njojog adalah adanya hamparan batu karang  beralur yang ditumbuhi aneka jenis rumput laut. Ceruk-ceruk batu karang ini terbentuk dari  proses abrasi ini air laut. Beragam binatang laut berukuran kecil hidup di ceruk-ceruk batu ini.

Seperti ikan,lobster, siput laut serta dan organisme laut lainnya. Keberadaan hewan-hewan laut yang ada di ceruk-ceruk batu karang itu membuat warga dusun Klampeyan tertarik mencarinya. Selain itu, pada waktu-waktu tertentu, warga Klampeyan juga memanen rumput laut di pantai Njojog.

Pantai Njojogan

Pantai Njojogan. (Soloraya.com)

5. Pantai Dhadhapan

Pantai Dhadhapan berada di bagian paling barat garis pantai di Wonogiri.Oleh karena itu, di pantai ini dipasang pathok tapal batas wilayah Jawa Tengah dan DIY. Letak pathok tapal batas ini berada di salah satu batu karang di tepi barat pantai.

Pantai Dhadhapan, seperti halnya pantai Njojogan, juga memiliki akses masuk berupa jalan setapak yang juga menjadi bagian dari jejak perjalanan peradapan manusia pesisir. Jejak peradapan itu berupa hamparan pecahan gentong tanah  kuat serta tungku perapian.

Sisa-sisa peradapan itu berada di sekitar jalan setapak punggung gunung yang strukturnya mendatar. Pada jaman dulu, diduga di tempat ditemukannya sisa-sisa peradapan masyarakat pesisir itu pernah menjadi tempat pembuatan garam secara tradisional.

Pembuatan garam oleh warga pesisir pantai saat itu dilakukan melalui proses perebusan air laut hingga menyisakan kristal-kristal garam yang kemudian dijual.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: